Aktivis 98 Lihat Demokrasi Semakin Suram

Rabu, 14 Februari 2024 - 23:40 WIB
loading...
A A A
Disinggung soal hasil quick count sementara menempatkan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul di atas 50 persen suara, Azwar mengaku sedih karena rakyat Indonesia akhirnya memilih pemimpin mempunyai masa lalu yang kelam.

Ditambah lagi, majunya Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dinilai cacat etik di Mahkamah Konstitusi (MK). Akhirnya membuat Anwar Usman lengser dari jabatannya sebagai Ketua MK karena dinilai melanggar etik.

"Kalau sementara quick count notabene diduga penculikan dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka hadir sebagai wakil presiden dengan cara tidak baik yaitu dengan konstitusi merubah pasal dan melihat ada nepotisme sangat kental sekali," papar Azwar.

"Kita melihat dua pasangan ini akhirnya jadi presiden dan wakil presiden secara pribadi dan moral saya sebagai warga merasa malu," katanya lagi.

Kendati begitu, Azwar menilai seandainya masyarakat jernih dan pandai melihat rekam jejak, ia menyakini Prabowo Subianto tidak akan terpilih sebagai Presiden RI periode 2024 - 2029."Menurut saya rakyat Indonesia sebegitu tega dipimpin oleh orang yang tangannya berdarah-darah pada masa lalu, artinya informasi ini banyak masyarakat tidak tahu, kalau rakyat Indonesia tahu, saya yakin tidak akan dipilih apalagi menang," tutur Azwar.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Rekomendasi
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Berita Terkini
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Infografis
Indonesia Diprediksi...
Indonesia Diprediksi Bakal Masuk Jebakan Utang Semakin Dalam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved