Cegah Pelanggaran, Pengamat Ajak Masyarakat Kawal Pemilu 2024
Selasa, 13 Februari 2024 - 21:46 WIB
loading...
A
A
A
”Namun, pelanggaran etik yang dilakukan oleh semua institusi menyiratkan negara ini sedang tidak baik-baik saja. Proses Reformasi yang dianggap telah menimbun sejarah kelam demokrasi ternyata dihadirkan kembali dengan rentetan pelanggaran etik institusi. Termasuk oleh pemimpin negara yang seharusnya mampu memberi teladan integritas,” ucapnya.
Menjelang kontestasi politik akan berlangsung pada 14 Februari 2024 besok, kata Novi, pihaknya menerjunkan 315 pemantau pemilu di 29 kabupaten dan kota untuk memantau pemilu yang sesuai dengan UUD 1945.
“Menuntut seluruh penyelenggara pemilu mulai dari tingkat pusat hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil agar tidak terdapat lagi pelanggaran etik,” katanya.
Tidak hanya itu, Novi juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengawal proses pemilu agar kembali ke tujuan awalnya yaitu demokrasi, dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat.
Menjelang kontestasi politik akan berlangsung pada 14 Februari 2024 besok, kata Novi, pihaknya menerjunkan 315 pemantau pemilu di 29 kabupaten dan kota untuk memantau pemilu yang sesuai dengan UUD 1945.
“Menuntut seluruh penyelenggara pemilu mulai dari tingkat pusat hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil agar tidak terdapat lagi pelanggaran etik,” katanya.
Tidak hanya itu, Novi juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengawal proses pemilu agar kembali ke tujuan awalnya yaitu demokrasi, dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat.
(cip)
Lihat Juga :