Koalisi Masyarakat Sipil Minta KPK dan Bawaslu Audit Pembelian Mirage 2000-5
Senin, 12 Februari 2024 - 08:09 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Al Araf juga meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mencari informasi dan bukti yang lebih kuat atas indikasi pembayaran kick-back sebesar USD55,4 juta oleh pejabat Qatar kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Baca juga: Sarankan Prabowo Bantah Terima Persekot dari Pembelian Pesawat Mirage, TPN: Misalnya Bersumpah di Hadapan Rakyat
Seperti diberitakan, Badan Antikorupsi Uni Eropa (GRECO) tengah menyelidiki kontrak pembelian pesawat Mirage 2000-5 bekas antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Qatar.
Untuk membeli pesawat dengan usia lebih dari 20 tahun itu, Indonesia harus mengeluarkan dana sebesar USD66 juta untuk 1 unitnya, dari 12 unit yang dibeli dengan anggaran seluruhnya mencapai USD792 juta. Sementara, harga pasaran pada periode awal produksi dan pemasaran 20 tahun lalu hanya berkisar antara USD23 juta hingga USD35 juta.
Baca juga: Sarankan Prabowo Bantah Terima Persekot dari Pembelian Pesawat Mirage, TPN: Misalnya Bersumpah di Hadapan Rakyat
Seperti diberitakan, Badan Antikorupsi Uni Eropa (GRECO) tengah menyelidiki kontrak pembelian pesawat Mirage 2000-5 bekas antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Qatar.
Untuk membeli pesawat dengan usia lebih dari 20 tahun itu, Indonesia harus mengeluarkan dana sebesar USD66 juta untuk 1 unitnya, dari 12 unit yang dibeli dengan anggaran seluruhnya mencapai USD792 juta. Sementara, harga pasaran pada periode awal produksi dan pemasaran 20 tahun lalu hanya berkisar antara USD23 juta hingga USD35 juta.
(cip)
Lihat Juga :