BMKG Sebut 25 Wilayah Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem saat Pemilu 2024, Ini Daftarnya
Minggu, 11 Februari 2024 - 07:18 WIB
loading...
BMKG mengeluarkan peringatan dini 25 wilayah di Indonesia berpotensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat saat Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024. Foto/Ilustrasi/Dok BMGK
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini sebanyak 25 wilayah di Indonesia berpotensi mengalami cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat pada saat pencoblosan Pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari 2024.
"Saat periode tersebut diprakirakan kondisi cuaca cukup dinamis sehingga perlu menjadi perhatian untuk warga masyarakat," ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG , Guswanto dikutip dalam keterangan resminya, Minggu (11/2/2024).
Lebih lanjut, Guswanto mengatakan BMKG memonitor dengan model prakiraan cuaca menunjukkan bahwa beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.
"Aktivitas Monsun Asia yang mempengaruhi wilayah potensi pembentukan hujan di wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Selatan. Masih aktifnya gelombang ekuator Rossby dan Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah dan timur turut memicu pembentukan awan hujan,” jelas Guswanto.
Baca juga: Masa Tenang Pemilu 2024, Car Free Day Jakarta 11 Februari Ditiadakan
"Saat periode tersebut diprakirakan kondisi cuaca cukup dinamis sehingga perlu menjadi perhatian untuk warga masyarakat," ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG , Guswanto dikutip dalam keterangan resminya, Minggu (11/2/2024).
Lebih lanjut, Guswanto mengatakan BMKG memonitor dengan model prakiraan cuaca menunjukkan bahwa beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.
"Aktivitas Monsun Asia yang mempengaruhi wilayah potensi pembentukan hujan di wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Selatan. Masih aktifnya gelombang ekuator Rossby dan Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah dan timur turut memicu pembentukan awan hujan,” jelas Guswanto.
Baca juga: Masa Tenang Pemilu 2024, Car Free Day Jakarta 11 Februari Ditiadakan
Lihat Juga :