Kritik Sivitas Akademika, Prabu Revolusi Diminta Revolusi Pikiran
Kamis, 08 Februari 2024 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, Haikal kembali meminta Prabu Revolusi merevolusikan pemikirannya agar jernih dan tidak asal-asalan dalam berbicara mengenai sivitas akademika.
Baca juga: Ketua YLBHI Respons Prabu Revolusi soal Guru Besar Kritik Jokowi: Dianggap Semua Orang seperti Dia
"Harus dibedakan, anak-anak akademik dan anak-anak politik praktis. Jadi saya rasa Prabu Revolusi coba diingat-ingat kembali, dulu benar nggak kuliah? Benar nggak kampus itu dididik dengan benar? Kalau merasa itu masih salah, coba benar-benar direvolusikan akal pemikirannya biar lebih jernih dan juga tidak asal-asalan dalam bicara tentang sivitas akademika," katanya.
Sebelumnya, viral di media sosial mengenai pernyataan Prabu Revolusi yang mengkritik aksi sivitas akademika di akun TikTok pribadinya @prabu_revolusi. Prabu Revolusi menilai jika aksi sivitas akademika ini tak elok karena mencampuradukan kampus dengan politik, apalagi tidak secara resmi mewakili lembaga.
"Sekarang ini kelihatannya lagi marak ada gerakan 'mengatasnamakan' kampus untuk berbicara tentang permasalahan politik, ini perspektif saya, menurut saya sangat tidak elok ketika kampus dicampur adukkan dengan dengan kepentingan politik, apalagi tidak secara resmi mewakili kampus," kata Prabu.
Baca juga: Ketua YLBHI Respons Prabu Revolusi soal Guru Besar Kritik Jokowi: Dianggap Semua Orang seperti Dia
"Harus dibedakan, anak-anak akademik dan anak-anak politik praktis. Jadi saya rasa Prabu Revolusi coba diingat-ingat kembali, dulu benar nggak kuliah? Benar nggak kampus itu dididik dengan benar? Kalau merasa itu masih salah, coba benar-benar direvolusikan akal pemikirannya biar lebih jernih dan juga tidak asal-asalan dalam bicara tentang sivitas akademika," katanya.
Sebelumnya, viral di media sosial mengenai pernyataan Prabu Revolusi yang mengkritik aksi sivitas akademika di akun TikTok pribadinya @prabu_revolusi. Prabu Revolusi menilai jika aksi sivitas akademika ini tak elok karena mencampuradukan kampus dengan politik, apalagi tidak secara resmi mewakili lembaga.
"Sekarang ini kelihatannya lagi marak ada gerakan 'mengatasnamakan' kampus untuk berbicara tentang permasalahan politik, ini perspektif saya, menurut saya sangat tidak elok ketika kampus dicampur adukkan dengan dengan kepentingan politik, apalagi tidak secara resmi mewakili kampus," kata Prabu.
(abd)
Lihat Juga :