Mahfud MD Komitmen Berpihak pada Disabilitas: Saya berjanji di Malang, Kalau Bohong Nanti Tagih
Rabu, 07 Februari 2024 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Pria kelahiran Sampang ini masih menemukan adanya disabilitas yang dipekerjakan hanya untuk formalitas. Setelah bekerja dan dikontrakkan selama tiga bulan, ia lantas dipecat.
Selama ini disabilitas juga hanya diberi kesempatan bekerja di bidang informasi teknologi (IT) dan administrasi. Padahal, ia yakin masih banyak para disabilitas memiliki kemampuan di luar bidang itu.
"Tetapi yang lebih diperlukan untuk disabilitas itu adalah misalnya kerja peneliti, periset, dan sebagainya, ini belum diberikan oleh berbagai perusahaan dan kantor-kantor pemerintah, itu adalah ketentuan dari undang-undang dasar dan undang-undang," terangnya.
Bahkan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) ini juga menemukan kaum disabilitas yang dipekerjakan hanya untuk formalitas, menjalankan aturan konstitusi saja, tetapi perjalannya ketika lebih dari tiga bulan, penyandang disabilitas itu dipecat.
"Ada disabilitas seluruh kerja, hanya dikontrak 3 bulan sudah itu dipecat, diganti yang lain tidak ada kepastian. Oleh sebab itu kalau kami terpilih nanti kami akan membuka satu akses, di setiap desa, dan akan ada pelayanan umum di setiap desa terhadap kaum disabilitas. Catat ini! Saya berjanji di Malang, hari ini tanggal 7 Februari 2024, Pak Mahfud bohong dulu berjanji, nanti tagih," tegasnya.
Selama ini disabilitas juga hanya diberi kesempatan bekerja di bidang informasi teknologi (IT) dan administrasi. Padahal, ia yakin masih banyak para disabilitas memiliki kemampuan di luar bidang itu.
"Tetapi yang lebih diperlukan untuk disabilitas itu adalah misalnya kerja peneliti, periset, dan sebagainya, ini belum diberikan oleh berbagai perusahaan dan kantor-kantor pemerintah, itu adalah ketentuan dari undang-undang dasar dan undang-undang," terangnya.
Bahkan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) ini juga menemukan kaum disabilitas yang dipekerjakan hanya untuk formalitas, menjalankan aturan konstitusi saja, tetapi perjalannya ketika lebih dari tiga bulan, penyandang disabilitas itu dipecat.
"Ada disabilitas seluruh kerja, hanya dikontrak 3 bulan sudah itu dipecat, diganti yang lain tidak ada kepastian. Oleh sebab itu kalau kami terpilih nanti kami akan membuka satu akses, di setiap desa, dan akan ada pelayanan umum di setiap desa terhadap kaum disabilitas. Catat ini! Saya berjanji di Malang, hari ini tanggal 7 Februari 2024, Pak Mahfud bohong dulu berjanji, nanti tagih," tegasnya.
Lihat Juga :