Jelang Pemilu 2024, Aplikasi Ini Permudah Masyarakat Akses Rekam Jejak Caleg

Selasa, 06 Februari 2024 - 23:44 WIB
loading...
Jelang Pemilu 2024,...
Menjelang Pemilu 2024, informasi mengenai program kerja dan sosok calon anggota legislatif (caleg) masih minim. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menjelang Pemilu 2024, informasi mengenai program kerja dan sosok calon anggota legislatif (caleg) masih minim. Hal tersebut membuat masyarakat kesulitan dalam memahami visi misi dari para calon wakil rakyat tersebut.

Berdasarkan data dari laman infopemilu.kpu.go.id disebutkan sebanyak 43,2% caleg DPR RI tidak mengisi informasi program kerja. Hal itu juga terlihat pada caleg di tingkat DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota, serta DPD.

Bahkan, sekitar 18,5% dari 258.000 lebih caleg tidak bersedia mempublikasikan profilnya. Artinya, hampir 1 dari 5 caleg tidak mau dikenal oleh calon pemilihnya.

Sementara itu, ketersediaan informasi mengenai para caleg yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat hingga kini masih sangat terbatas. Informasi yang minim pada baliho di sepanjang jalan tidak mencukupi untuk memberikan gambaran yang mendalam mengenai rekam jejak caleg.

Baca juga: Hadapi Pemilu 2024, Golkar Luncurkan Aplikasi MPO Go

Terkait permasalahan ini, platform digital independen, nirlaba, nonpartisan dan imparsial bernama pilihyangbener.id dibuat. Tujuannya, untuk menjawab dan menyediakan informasi mengenai rekam jejak para caleg.

Salah satu inisiator aplikasi tersebut, Welly Chan menyatakan, hingga saat ini informasi caleg yang tersedia di luar sana masih minim. ”Kami mengajak para calon pemilih, agar mencari tahu rekam jejak caleg secara online sebelum pemilu," ujarnya, Selasa (6/2/2024)

Baca juga: Mengenal Platform PEMILU.AI, Aplikasi untuk Permudah Para Caleg

Welly menekankan pentingnya calon pemilih mendapatkan informasi lebih mendalam tentang rekam jejak caleg seperti visi, misi, kegiatan, kontribusi, komitmen dan program mereka di tengah masyarakat selama ini. Apabila informasi tersebut tidak tersedia bagi publik, masyarakat akan kesulitan memilih caleg berdasarkan kompetensi, pengalaman dan rekam jejak lainnya.

”Calon pemilih akan cenderung memilih secara asal-asalan atau golput. Untuk membantu warga mengenali nama-nama caleg yang akan muncul dalam surat suara, fitur simulasi surat suara akan membantu warga untuk melihat tampilan layout dan isinya yang menyerupai surat suara asli, sehingga mereka dapat mempelajari dan berlatih menemukan posisi parpol dan nomor urut caleg terbaik yang akan dicoblos,” katanya.

Untuk menggunakan aplikasi ini, pengguna cukup mengizinkan pengambilan lokasi via GPS, atau memilih kabupaten/kota dan kecamatan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) lalu akan muncul gambar sampul surat suara sesuai tingkatan legislatif di dapilnya, dan nama caleg bisa diklik untuk melihat detail informasi mengenai visi, program, dan rekam jejak mereka.

”Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat secara aktif melakukan penelitian terhadap rekam jejak caleg yang akan mewakili mereka dalam pembuatan undang-undang dan pengawasan anggaran di daerahnya,” ucapnya.

Masyarakat juga dapat secara langsung memberikan masukan atau aspirasi menggunakan fitur Suara Warga. Dari sisi caleg, mereka memiliki kesempatan untuk menampilkan rekam jejak secara online dengan tampilan yang terstruktur dan profesional.

”Aplikasi ini memberikan solusi bagi caleg yang ingin memperkenalkan diri lebih dari sekadar baliho. Caleg yang memiliki integritas, kompetensi, dan pengalaman kerja yang baik akan senang dikenal dengan jelas oleh warga di dapilnya,” katanya.

Tidak hanya itu, para caleg juga dapat membagikan visi, misi, program kerja, gagasan, dan kontribusi mereka untuk masyarakat. Bahkan bersedia dibandingkan dengan caleg lain agar masyarakat dapat menemukan caleg yang paling kompeten mewakili rakyat. ”Jadi aplikasi ini menjadi sarana untuk menunjukkan transparansi caleg serta berinteraksi secara aktif dengan warga,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Kuota Caleg Perempuan...
Kuota Caleg Perempuan Dipertegas MK, Angkie Yudistia Tekankan Representasi Politik yang Setara
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Ungkap Alasan Tidak...
Ungkap Alasan Tidak Teliti Ijazah Presiden Selain Jokowi, Abdul Gafur: Punya Indikasi Palsu Gak?
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
Polemik PAW Anggota...
Polemik PAW Anggota DPRD Waropen Picu Polemik, Begini Penjelasan PBB
Rekomendasi
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Berita Terkini
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Infografis
Apakah Sirekap Menjadi...
Apakah Sirekap Menjadi Alat Kejahatan Pemilu 2024?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved