Siti Atikoh Dinobatkan sebagai Bunda Asuh Difabel
Selasa, 06 Februari 2024 - 21:31 WIB
loading...
Siti Atikoh Supriyanti, istri calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dinobatkan sebagai Bunda Asuh Difabel di Jakarta. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Siti Atikoh Supriyanti, istri calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dinobatkan sebagai Bunda Asuh Difabel di Jakarta. Hal itu karena kepeduliannya terhadap kaum disabilitas dan mendukung kesetaraan.
Tak hanya itu, simbol 3 dengan lambang metal ini diartikan Atikoh sebagai 'I Love You' bagi kaum difabel. "Salam tiga jari lambang metal, I love You artinya," ujar Atikoh sambil mencontohkan simbol tersebut, seperti dikutip dalam One on One SINDOnewstv, Selasa (6/2/2024).
Atikoh menjelaskan alasan memberikan arti lain untuk simbol tersebut. Atikoh bercerita ketika bertemu dengan teman-teman tuli mencoba untuk berkomunikasi dengan bahasa mereka, dan mereka selalu memberi lambang I Love You.
Baca juga: Ini Pesan Siti Atikoh saat Gunakan Bahasa Isyarat di Media Sosial
"Bahasa yang dipahami kita berdua bareng-bareng, karena salah satu yang kita perlukan adalah kesetaraan dari sisi komunikasi. Komunikasi enggak hanya menggunakan bahasa standar kita tapi merangkul semuanya," tuturnya.
Memiliki kepedulian terhadap kaum difabel, Atikoh mengatakan perlu adanya pemahaman tentang basic untuk berkomunikasi dengan kaum difabel. Adanya sekolah inklusif untuk perusahaan dan ruang publik memudahkan kaum difabel.
Baca juga: Sowan ke Abuya Muhtadi, Siti Atikoh: Diberi Semangat dan Doa untuk Ganjar-Mahfud
"Misalnya terkait rumah sakit, keluhannya apa, mereka paham jadi mereka nggak kesulitan walaupun bisa menulis tapi merasa dihargai kalau menggunakan bahasa mereka," tuturnya.
Tak hanya itu, simbol 3 dengan lambang metal ini diartikan Atikoh sebagai 'I Love You' bagi kaum difabel. "Salam tiga jari lambang metal, I love You artinya," ujar Atikoh sambil mencontohkan simbol tersebut, seperti dikutip dalam One on One SINDOnewstv, Selasa (6/2/2024).
Atikoh menjelaskan alasan memberikan arti lain untuk simbol tersebut. Atikoh bercerita ketika bertemu dengan teman-teman tuli mencoba untuk berkomunikasi dengan bahasa mereka, dan mereka selalu memberi lambang I Love You.
Baca juga: Ini Pesan Siti Atikoh saat Gunakan Bahasa Isyarat di Media Sosial
"Bahasa yang dipahami kita berdua bareng-bareng, karena salah satu yang kita perlukan adalah kesetaraan dari sisi komunikasi. Komunikasi enggak hanya menggunakan bahasa standar kita tapi merangkul semuanya," tuturnya.
Memiliki kepedulian terhadap kaum difabel, Atikoh mengatakan perlu adanya pemahaman tentang basic untuk berkomunikasi dengan kaum difabel. Adanya sekolah inklusif untuk perusahaan dan ruang publik memudahkan kaum difabel.
Baca juga: Sowan ke Abuya Muhtadi, Siti Atikoh: Diberi Semangat dan Doa untuk Ganjar-Mahfud
"Misalnya terkait rumah sakit, keluhannya apa, mereka paham jadi mereka nggak kesulitan walaupun bisa menulis tapi merasa dihargai kalau menggunakan bahasa mereka," tuturnya.
Lihat Juga :