Kritik Akademisi terhadap Jokowi, Uskup Agung Jakarta: Tak Didengarkan, Bahayanya Tumbang

Selasa, 06 Februari 2024 - 10:41 WIB
loading...
Kritik Akademisi terhadap...
Uskup Agung Jakarta Romo Kardinal Ignatius Suharyo merespons sejumlah akademisi di berbagai kampus yang mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang Pemilu 2024. Foto: MPI/Widya Michella
A A A
JAKARTA - Uskup Agung Jakarta Romo Kardinal Ignatius Suharyo merespons sejumlah akademisi di berbagai kampus yang mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang Pemilu 2024. Dalam sejarah umat kristiani kerajaan disamakan dengan kekuasaan.

"Dalam sejarah itu selalu ada kerajaan. Dan kerajaan itu sama dengan kekuasaan. Kita semua tahu kekuasaan itu berbahaya kalau tidak dijalankan dengan baik," ujar Romo Ignatius di Graha Oikoumene, Salemba, Senin (5/2/2024).

Baca juga: Sivitas Akademika Kritik Jokowi, Tagar #KampusBergerak Trending Topic di Twitter

Jika sang raja dinilai tidak bagus maka muncul nabi-nabi yang menyerukan keadilan. Hal itu sama dengan tindakan yang dilakukan akademisi Indonesia yang prihatin atas kondisi demokrasi Indonesia saat ini.

"Saya kira setiap zaman pasti seperti itu. Jadi kalau akademisi itu menyerukan seruan moral itu tanggung jawab mereka dan jelas ditujukan pada institusi yang memegang kekuasaan," katanya.

Dia berharap agar seruan tersebut dapat didengerkan karena jika tidak didengarkan akan menumbangkan pemimpin tersebut.

"Semoga seruan seperti itu didengarkan, harapannya itu. Nanti kalau tidak didengarkan ya dalam sejarah juga jelas. Ketika kekuasaan tidak mendengarkan kritik-kritik bahayanya adalah tumbang," ujar Romo Ignatius.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Prabowo Ucapkan Terima...
Prabowo Ucapkan Terima Kasih Dikritik PDIP, Dasco: Keluar dari Lubuk Hati Paling Dalam
Prabowo: Pilu Hati Saya,...
Prabowo: Pilu Hati Saya, Anggota PDIP Kadang-kadang Kritiknya Keras Banget
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
NHM Dorong Pembelajaran...
NHM Dorong Pembelajaran Berbasis Lapangan dalam Study Club SEG UNPAD SC
Akademisi: Penyampaian...
Akademisi: Penyampaian Fakta soal Papua Harus Berimbang dan Disertai Solusi
Rekomendasi
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved