Menko PMK Beberkan Capaian 'Trisula Kebijakan' Atasi Dampak Corona
Kamis, 30 April 2020 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
Menko PMK menyampaikan progres Jaring Pengaman Sosial per 29 April 2020. Untuk bansos sembako DKI Jakarta telah disalurkan kepada 284.587 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) (30.04%), sedangkan Bodetabek belum ada penyaluran.
Bansos tunai disalurkan kepada 9827 KPM. Penyaluran program sembako sudah mencapai 13,3 juta KPM (65%), dan telah sampai ke keluarga penerima manfaat sebanyak 10,3 juta KPM (51,5%). Program Keluarga Harapan sudah disalurkan kepada 9.96 juta KPM. Program diskon listrik sudah dimanfaatkan oleh 31 juta KPM (100%).
Untuk Kartu Prakerja, target 5,6 juta orang, diterima gelombang 1: 168 ribu dan gelombang 2: 288 ribu. Peserta sudah mendapatkan kartu dan baru 150 ribu peserta yang diberikan pelatihan. Untuk BLT-DD, target 12,4 juta orang dan 8157 desa sudah menyalurkan BLT-DD.
Lebih lanjut, terkait survivabilitas ekonomi, pemerintah mengusahakan agar roda perekonomian tidak sampai lumpuh dan tetap bertahan di tengah wabah Covid-19. Pemerintah menyiapkan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta keringanan angsuran kredit selama satu tahun. "Insentif ekonomi ini diberikan pemerintah pusat agar perekonomian dan rakyat kecil bisa bertahan di tengah badai Covid-19 ini," ujarnya. (Baca juga: Pandemi Corona, Ini Arahan Banggar DPR kepada Pemerintah ).
Bansos tunai disalurkan kepada 9827 KPM. Penyaluran program sembako sudah mencapai 13,3 juta KPM (65%), dan telah sampai ke keluarga penerima manfaat sebanyak 10,3 juta KPM (51,5%). Program Keluarga Harapan sudah disalurkan kepada 9.96 juta KPM. Program diskon listrik sudah dimanfaatkan oleh 31 juta KPM (100%).
Untuk Kartu Prakerja, target 5,6 juta orang, diterima gelombang 1: 168 ribu dan gelombang 2: 288 ribu. Peserta sudah mendapatkan kartu dan baru 150 ribu peserta yang diberikan pelatihan. Untuk BLT-DD, target 12,4 juta orang dan 8157 desa sudah menyalurkan BLT-DD.
Lebih lanjut, terkait survivabilitas ekonomi, pemerintah mengusahakan agar roda perekonomian tidak sampai lumpuh dan tetap bertahan di tengah wabah Covid-19. Pemerintah menyiapkan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta keringanan angsuran kredit selama satu tahun. "Insentif ekonomi ini diberikan pemerintah pusat agar perekonomian dan rakyat kecil bisa bertahan di tengah badai Covid-19 ini," ujarnya. (Baca juga: Pandemi Corona, Ini Arahan Banggar DPR kepada Pemerintah ).
(zik)
Lihat Juga :