Di Stadion Bima Cirebon, Ganjar: Menyalahgunakan Kekuasaan dan Kewenangan Haram Hukumnya
Sabtu, 27 Januari 2024 - 13:04 WIB
loading...
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyampaikan orasi kebangsaan saat menyapa puluhan ribu warga Cirebon yang membanjiri Stadion Bima. Foto/MPI/muhammad farhan
A
A
A
CIREBON - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyampaikan orasi kebangsaan saat menyapa puluhan ribu warga Cirebon yang membanjiri Stadion Bima pada Sabtu (27/1/2024) pagi. Ganjar menegaskan kekuasaan itu hanya lah titipan, jadi jangan disalahgunakan karena kewenangannya haram hukumnya.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua peride itu dengan lantang mengatakan, menjunjung integritas adalah nilai yang paling utama. Dia mengatakan hal tersebut lantaran mengingatkan pendukungnya kekuasaan bukan untuk selama-lamanya.
"Buat kami jabatan itu bukanlah selama-lamanya, betul ya? Jabatan itu ada batasnya. Maka siapa pun yang memegang jabatan di Republik ini ada batasnya," tegas Ganjar disambut sorak sorai pendukungnya.
Baca juga: Ganjar Bermalam di Rumah Warga Keturunan Tionghoa di Ambarawa, Sosok Pemimpin Toleran
Pria berambut putih itu juga menjelaskan kekuasaan dari seorang pemimpin adalah amanah yang harus dijaga karena itu sebuah titipan. Baginya, penyalahgunaan kekuasaan, bahkan sampai tergoda untuk menjaganya selama-lamanya adalah haram hukumnya. "Maka ketika kita semua mendapatkan amanah, haram hukumnya untuk menyalahgunakan kekuasan itu. Setuju?" ujarnya.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua peride itu dengan lantang mengatakan, menjunjung integritas adalah nilai yang paling utama. Dia mengatakan hal tersebut lantaran mengingatkan pendukungnya kekuasaan bukan untuk selama-lamanya.
"Buat kami jabatan itu bukanlah selama-lamanya, betul ya? Jabatan itu ada batasnya. Maka siapa pun yang memegang jabatan di Republik ini ada batasnya," tegas Ganjar disambut sorak sorai pendukungnya.
Baca juga: Ganjar Bermalam di Rumah Warga Keturunan Tionghoa di Ambarawa, Sosok Pemimpin Toleran
Pria berambut putih itu juga menjelaskan kekuasaan dari seorang pemimpin adalah amanah yang harus dijaga karena itu sebuah titipan. Baginya, penyalahgunaan kekuasaan, bahkan sampai tergoda untuk menjaganya selama-lamanya adalah haram hukumnya. "Maka ketika kita semua mendapatkan amanah, haram hukumnya untuk menyalahgunakan kekuasan itu. Setuju?" ujarnya.
Lihat Juga :