Di Hadapan Ratusan Santri Probolinggo, Atikoh Bicara Pentingnya Etika dan Adab
Jum'at, 26 Januari 2024 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
"Apalagi misalnya di dunia kerja, yang paling menentukan kita disukai atau tidak sama orang, bagaimana kita pekerjaannya itu sangat ditentukan oleh seberapa besar, seberapa baik akhlak kita, bukan hanya dari nilai akademis," ucapnya.
"Nilai akademis itu penting, tapi ada yang paling penting adalah etika kita, adab kita, akhlak kita kepada orang lain. Jadi di situlah nilai positif yang luar biasa," tambahnya.
Tak lupa, mantan wartawati ini menyebut bahwa para santri adalah anak yang paling ikhlas menempuh pendidikan formal maupun agama. Atikoh pun memberikan semangat kepada para santri untuk terus belajar dengan gigih dan serius sehingga bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara.
"Jadi cukup padat sekali aktivitas di ponpes, apalagi nanti kemudian ada pendidikan umumnya di sini, dan khususnya menghafal Al-Qur’an, surat-surat atau hadits, ini kan menunjukkan bahwa adik-adik ini ikhlasnya luar biasa, belajar terus. Tetapi justru manfaatnya itu, kita melihat banyak sekali santri-santri dari Indonesia ketika sudah dewasa maka bisa mendapatkan posisi di mana pun," jelas cucu pendiri Ponpes Riyadus Sholikhin Kalijaran KH Hisyam A Karim ini.
"Nilai akademis itu penting, tapi ada yang paling penting adalah etika kita, adab kita, akhlak kita kepada orang lain. Jadi di situlah nilai positif yang luar biasa," tambahnya.
Tak lupa, mantan wartawati ini menyebut bahwa para santri adalah anak yang paling ikhlas menempuh pendidikan formal maupun agama. Atikoh pun memberikan semangat kepada para santri untuk terus belajar dengan gigih dan serius sehingga bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara.
"Jadi cukup padat sekali aktivitas di ponpes, apalagi nanti kemudian ada pendidikan umumnya di sini, dan khususnya menghafal Al-Qur’an, surat-surat atau hadits, ini kan menunjukkan bahwa adik-adik ini ikhlasnya luar biasa, belajar terus. Tetapi justru manfaatnya itu, kita melihat banyak sekali santri-santri dari Indonesia ketika sudah dewasa maka bisa mendapatkan posisi di mana pun," jelas cucu pendiri Ponpes Riyadus Sholikhin Kalijaran KH Hisyam A Karim ini.
(rca)
Lihat Juga :