Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah

Selasa, 23 Januari 2024 - 18:06 WIB
loading...
Lewat Kompetensi Praktik...
Rektor IPDN, Hadi Prabowo (berdiri). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Sebanyak 1.084 Praja Utama yang terdiri dari 722 praja putra dan 362 praja putri siap mengabdi di daerah asal pendaftaran masing-masing dalam rangka menjalankan Praktik Lapangan IV.

Rektor IPDN, Hadi Prabowo membuka kegiatan Praktik Lapangan IV bagi satuan Praja Utama Angkatan XXXI secara hybrid. Khalilul Khairi, selaku panitia menyebutkan bahwa Praktik lapangan ini merupakan praktik lapangan IV terakhir sebelum pergantian kurikulum pada Angkatan XXXII.

Seluruh praja akan ditempatkan pada 341 perangkat daerah yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Pelaksanaan Praktik Lapangan IV dimulai dari tanggal 23 Januari 2024 dan akan berakhir pada 21 Februari 2024 mendatang.

Hadi mengatakan, pendidikan bagi praja IPDN lebih ditekankan pada keahlian praktis dan didukung dengan penguasaan teori yang relevan.

"Praktik lapangan adalah sarana untuk melatih Praja dalam mengenal, memahami dan melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai dengan program studinya masing-masing," kata Hadi Prabowo dalam keterangannya, Selasa (23/1/2024).

Masih menurut Hadi, kegiatan ini bermanfaat sebagai wadah untuk menyempurnakan kemampuan teknis pemerintahan bagi Praja utama sebelum nanti ditugaskan ke pemerintah daerah dan instansi pusat setelah menyelesaikan pendidikan di IPDN.

Hadi juga menghaturkan ucapan terimakasih serta menitipkan praja IPDN kepada gubernur serta pimpinan organisasi perangkat daerah di 38 provinsi yang telah berkenan memfasilitasi pelaksanaan Praktik Lapangan IV bagi Praja IPDN.

"Kami harapkan Bapak Ibu tidak segan untuk memberikan saran dan nasihat bagi praja," tuturnya.

Hadi berpesan, agar seluruh praja utama dapat melaksanakan Praktik Lapangan dengan baik. "Saya berharap para praja bersungguh-sungguh selama Praktik Lapangan karena bahan dalam Praktik Lapangan akan digunakan ketika menyusun laporan akhir," ujar Hadi.

Selain itu, Hadi juga berpesan agar praja dapat proaktif, disiplin dan peka terhadap lingkungan selama pelaksanaan Praktik Lapangan.

Sebelum menutup pidatonya, Rektor IPDN juga mengarahkan, agar dosen pembimbing dapat mengarahkan praja sehingga praja mempunyai fokus yang konkrit dalam Praktik Lapangan IV.

Para pembimbing tidak semata mengarahkan substansi yang harus dikuasai praja dalam praktik lapangan, namun juga harus membantu praja dalam menyelesaikan masalah substantif yang dihadapi praja selama melaksanakan Praktik Lapangan IV.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Dialog Terbuka Presiden...
Dialog Terbuka Presiden Prabowo Perlu Diperluas ke Kementerian hingga Pemda
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Berita Terkini
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved