Pengamat: Pelanggaran Netralitas Tunjukkan Ada Pihak yang Takut Kalah
Jum'at, 19 Januari 2024 - 00:26 WIB
loading...
A
A
A
"Inilah yang kemudian mengakibatkan jumlah gerakan pengusulan pemakzulan presiden, karena memang Jokowi sudah agak keras keterlaluan. Itu yang kemudian wajar. Dan memang harus kita kawal bahwa Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil) harus menjadikan prinsip utama Pemilu 2024," katanya.
Ridho juga menyoroti kinerja penyelenggara pemilu yang tidak bisa berbuat banyak dalam menangani dugaan pelanggaran Pemilu 2024. Karena itu wajar jika Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud dan Timnas Amin terus bersuara keras atas hal tersebut.
Baca juga: Laporkan 3 Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, TPN Ganjar-Mahfud Tunggu Ketegasan Bawaslu
Ia juga melihat pasangan Prabowo-Gibran tidak bisa menunjukkan gagasannya di Pilpres 2024. Pasangan ini malah menonjolkan gimik dengan joget gemoy, menarasikan politik santun, dan lain sebagainya.
"Rakyat, masyarakat luas, mari kita kawal benar-benar, menjadi pemilih kritis, menjadi pemilih yang berani melawan kecurangan," katanya.
Ridho juga menyoroti kinerja penyelenggara pemilu yang tidak bisa berbuat banyak dalam menangani dugaan pelanggaran Pemilu 2024. Karena itu wajar jika Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud dan Timnas Amin terus bersuara keras atas hal tersebut.
Baca juga: Laporkan 3 Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, TPN Ganjar-Mahfud Tunggu Ketegasan Bawaslu
Ia juga melihat pasangan Prabowo-Gibran tidak bisa menunjukkan gagasannya di Pilpres 2024. Pasangan ini malah menonjolkan gimik dengan joget gemoy, menarasikan politik santun, dan lain sebagainya.
"Rakyat, masyarakat luas, mari kita kawal benar-benar, menjadi pemilih kritis, menjadi pemilih yang berani melawan kecurangan," katanya.
(abd)
Lihat Juga :