Dugaan Pungli, Dewas KPK Bongkar Biaya Tahanan Selundupkan HP Capai Puluhan Juta

Kamis, 18 Januari 2024 - 19:17 WIB
loading...
Dugaan Pungli, Dewas...
Dewas KPK menggelar sidang dugaan pelanggaran etik 93 pegawai KPK, menyalahgunakan wewenang agar tahanan bisa mendapatkan fasilitas tambahan berupa HP. Foto/Gedung KPK/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dewan Pengawas ( Dewas ) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) saat ini menggelar sidang dugaan pelanggaran etik 93 pegawai KPK. Mereka menyalahgunakan wewenang agar tahanan bisa mendapatkan fasilitas tambahan berupa handphone (HP).

Anggota Dewas KPK, Albertina Ho menyatakan, besaran biaya yang dikenakan untuk menyelundupkan hp mencapai puluhan juta.

"Sekitar berapa ya, Rp10-20 juta, selama dia mempergunakan HP itu kan, tapi nantikan ada bulanan yang dibayarkan," kata Albertina, Kamis (18/1/2024).

Baca juga: Diduga Terlibat Pungli, 93 Pegawai KPK Bakal Sidang Etik Bulan Ini

Tak berhenti di situ, para tahanan juga akan dikenai biaya lagi setiap mengisi daya dari HP mereka. Albertina menyebutkan, untuk mengisi daya dari HP para tahanan menggunakan power bank yang dipatok harga ratusan ribu.

"Hp itukan perlu daya, kan ada powerbank nge-charge powerbank nanti harus bayar juga, nge-charge hpnya sekitar Rp200-300 ribu," ujarnya.

Albertina menjelaskan, biaya ratusan ribu itu dikenakan untuk sekali pengisian baterai. Selain itu, pungli juga ditujukan untuk mendapatkan makanan di luar waktu yang telah ditentukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Rekomendasi
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Berita Terkini
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Infografis
Biaya Haji 2024 Disetujui...
Biaya Haji 2024 Disetujui Rp93 Juta, Calon Jemaah Bayar Rp56 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved