Guru Besar UMY Sebut Narasi Kebangkitan Khilafah Perspektif Sempit dan Irasional

Minggu, 14 Januari 2024 - 21:16 WIB
loading...
Guru Besar UMY Sebut...
Guru Besar Ilmu Sosiologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof Zuly Qodir. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Belum genap satu bulan memasuki 2024, beberapa platform media sosial mulai menyuarakan narasi kebangkitan khilafah beriringan dengan 100 tahun runtuhnya khilafah Utsmaniyah. Sebagian kecil masyarakat Indonesia tampaknya masih meyakini bahwa utopia versi khilafah akan terwujud.

Guru Besar Ilmu Sosiologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof Zuly Qodir menjelaskan, narasi tersebut menjadi daya tarik khusus bagi orang-orang yang masih mempercayai ramalan atau nubuat, dan risalah masa lalu. Jelas sekali sebagian kecil masyarakat Indonesia, meskipun mayoritas tidak, meyakini akan adanya kebangkitan khilafah Islamiyah.

"Pandangan yang melahirkan narasi kebangkitan khilafah adalah perspektif yang sempit dan irasional. Memang ada sebagian kecil masyarakat Indonesia yang merasa memiliki hubungan dan sentimen terhadap narasi ini, dan ini tidak terlepas dari agenda politik kelompok tertentu. Beruntungnya kita bahwa klaim kembalinya khilafah tidak didukung oleh mayoritas masyarakat," kata Prof Zuly dalam keterangannya, Minggu (14/1/2024).



Dirinya secara tegas menolak percaya terhadap sentimen kebangkitan khilafah. Alasannya mudah saja, mengacu pada peristiwa di tahun-tahun sebelumnya, di mana klaim serupa tentang kebangkitan khilafah disuarakan pada Pemilu 2004, 2009, dan 2014 tidak terwujud.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PB DDI Imbau Waspadai...
PB DDI Imbau Waspadai Propaganda Jihad Persatuan Global ISIS
Akademisi UI: Jaga Marwah...
Akademisi UI: Jaga Marwah Demokrasi, Jangan Terjebak Propaganda Khilafah
Mereduksi Politisasi...
Mereduksi Politisasi Agama dengan Pancasila dan Moderasi Beragama
Pendiri Lakpesdam NU...
Pendiri Lakpesdam NU Minta Umat Islam Waspada Propaganda Khilafah Dompleng Isu Nasional
Ajaran Khilafah Islamiyah...
Ajaran Khilafah Islamiyah Agenda Politik Bukan Akidah
Aksi Bela Palestina...
Aksi Bela Palestina Harus Fokus pada Isu Kemanusiaan
Politik: Islam Telah...
Politik: Islam Telah Mensyariatkan Aturan yang Sempurna dan Adil
Apa yang Dimaksud Syura...
Apa yang Dimaksud Syura dalam Islam?
Kisah Melawan Zionisme...
Kisah Melawan Zionisme pada Kongres Islam Dunia 1931
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved