Akademisi UI: Jaga Marwah Demokrasi, Jangan Terjebak Propaganda Khilafah

Rabu, 10 September 2025 - 22:52 WIB
loading...
Akademisi UI: Jaga Marwah...
Menanggapi hal ini, Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia, Cecep Hidayat. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah pada akhir Agustus lalu, sejatinya berangkat dari tuntutan masyarakat terhadap kesejahteraan dan penegakan hukum yang adil. Namun, situasi tersebut justru dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk menyebarkan narasi bahwa demokrasi telah gagal, dan menggantinya dengan sistem khilafah adalah solusi.

Menanggapi hal ini, Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia, Dr. Cecep Hidayat menegaskan bahwa propaganda semacam itu merupakan strategi klasik kelompok radikal yang kerap memanfaatkan keresahan sosial demi memperluas pengaruh ideologi mereka.

"Kalau kita bicara dalam perspektif ilmu politik, kualitas demokrasi justru diuji saat menghadapi krisis. Yang penting adalah bagaimana negara menyalurkan aspirasi publik dan memperbaiki kelemahan, bukan mengganti sistem. Mengganti sistem belum tentu menyelesaikan masalah, malah bisa menimbulkan problem baru yang lebih kompleks," Cecep dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Ia juga menilai bahwa kerusuhan yang menyertai aksi protes, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa, menjadi celah bagi pihak-pihak tertentu, termasuk kelompok radikal, untuk mengarahkan opini publik. Dengan narasi “demokrasi gagal”, mereka berusaha menciptakan simpati palsu agar khilafah dianggap sebagai solusi alternatif.

"Padahal, narasi seperti itu sama sekali tidak menyentuh akar persoalan yang sebenarnya," tambahnya.

Lebih jauh, pengamat isu politik, pertahanan, dan keamanan ini memperingatkan bahaya laten jika masyarakat terpengaruh oleh propaganda radikal. Menurutnya, demonstrasi yang berujung pada tindakan anarkis berpotensi memicu konflik horizontal, mengingat adanya seruan penjarahan, provokasi kekerasan, hingga penghakiman sepihak terhadap kelompok yang dianggap "bersalah".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
28 Tahun Reformasi 1998:...
28 Tahun Reformasi 1998: Demokrasi Tumbuh, Oligarki Menguat, Keadilan Sosial Masih Diperebutkan
Kebangkitan Nasional...
Kebangkitan Nasional dengan Meningkatkan Kohesi Sosial
Feri Amsari Dipolisikan,...
Feri Amsari Dipolisikan, Pangi Syarwi Chaniago: Negara Demokrasi 'Dewanya' Itu Kebebasan
Todung Mulya Lubis Jadi...
Todung Mulya Lubis Jadi Kuasa Hukum Saiful Mujani di Kasus Dugaan Makar
Puspoll Nilai Parliamentary...
Puspoll Nilai Parliamentary Threshold Perlu Formula Seimbang antara Stabilitas dan Demokrasi
3.067 Personel Polri...
3.067 Personel Polri Dikerahkan Amankan Demo di Jakpus Hari Ini
101 Orang Ditangkap...
101 Orang Ditangkap saat Aksi Hari Buruh, Kinerja Polda Metro Diapresiasi Penasihat Kapolri
101 Orang Diduga Berencana...
101 Orang Diduga Berencana Rusuh saat Hari Buruh 2026 Dipulangkan
Rekomendasi
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Berita Terkini
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Balada Silmy Karim,...
Balada Silmy Karim, dari Pindad, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi, Wamen Imipas, dan Pakai Rompi KPK
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
KPK Tahan Wamen Imipas...
KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan Eks Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye dan Diborgol
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved