Pembagian Sembako di Pinggir Jalan Bisa Salah Sasaran

Kamis, 30 April 2020 - 17:26 WIB
loading...
Pembagian Sembako di...
Pengamat politik Ubedilah Badrun. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan sembako kepada masyarakat di jalanan dianggap keliru karena mengabaikan struktur birokrasi yang ada untuk menangani pembagian bantuan sosial (bansos).

Pengamat politik Ubedilah Badrun menyebut itu sebagai langkah yang keliru. Alasannya, presiden sebagai kepala negara sekaligus pemerintahan itu memiliki struktur birokrasi yang utuh dari pusat hingga daerah.

"Presiden memiliki otoritas yang lebih untuk memastikan struktur pemerintahan atau birokrasi berfungsi dalam distribusi sembako. Artinya, beliau masih bagi-bagi sembako di jalan, sama saja dengan tidak menghargai struktur birokrasinya sendiri," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Kamis (30/4/2020).

Tindakan itu juga tidak memberikan pendidikan yang baik kepada masyarakat. Pembagian sembako di pinggir jalan memancing orang untuk berkerumun. Ini bertentangan dengan aturan turunan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), yakni phsycal distancing. (Baca juga: Fahira Idris Ingatkan Pembagian Sedekah Jangan Mengundang Kerumunan ).

Ubedilah menuturkan sangat mungkin pembagian itu akan salah sasaran. Bisa saja orang yang mampu yang menerima. Mungkin juga orang yang sudah menerima di kampungnya ketika di jalan mendapatkan kembali dari Presiden Jokowi. "Dia dapat double. Sementara banyak orang belum dapat, kan ada ketidakadilan di situ," ujarnya.

Ubedilah menilai Jokowi salah menafsirkan arti kehadiran pemimpin di tengah rakyat. Kalau bagi-bagi sembako dan blusukan itu masih tekstual. Kehadiran presiden di tengah rakyat itu dengan memastikan kebijakannya prorakyat dan berjalan dengan baik.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Namanya Disebut dalam...
Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Disidang, Ini Respons Pengacara Jokowi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved