Warga Sambut Baik Program Ganjar-Mahfud Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana

Senin, 01 Januari 2024 - 20:10 WIB
loading...
Warga Sambut Baik Program...
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo melaunching program 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana yang dia lakukan di Kecamatan Mojalaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (26/12/2023). FOTO/TPN GANJAR-MAHFUD
A A A
SUKOHARJO - Masyarakat menyambut baik Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana yang diusung pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024. Mereka bahagia karena memiliki harapan salah satu anggota keluarga akan bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Salah satunya disampaikan warga Sukoharjo, Jawa Tengah, Surono, usai peluncuran Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana di Lapangan Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (26/12/2023). Pria 52 tahun yang bekerja sebagai kuli bangunan itu hidup dalam keterbatasan ekonomi.

"Alhamdulillah, saya senang sekali mendengar program Pak Ganjar, Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana. Akhirnya, mimpi anak saya bisa terwujud," kata Surono dalam keterangan tertulis dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud dikutip, Senin (1/1/2024).



Penghasilan Surono sehari-hari tidak lebih dari Rp100.000. Anaknya, Yetty, memiliki impian untuk kuliah meski kondisi finansial keluarga tak mendukung. Namun, program inovatif Ganjar membawa sinar harapan bagi Surono.

"Ya senang sekali, tidak bisa membayangkan kalau anak tukang batu bisa jadi sarjana," ucap Surono dengan penuh harap.

Untuk diketahui, Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana merupakan bagian dari 21 Program Sat Set yang diusung Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024. Tujuannya mewujudkan 'Indonesia Sehat, Terampil, dan Berdaya'.

Ganjar menjelaskan tujuan dari program tersebut, yaitu untuk memutus rantai kemiskinan, menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul, dan memberikan pendidikan berkualitas dan merata.

Baca juga: HT: Yang Bisa Bawa Indonesia Emas ya Ganjar-Mahfud

Pada saat peluncuran di Sukoharjo, Ganjar mengungkapkan, inisiatif ini bersumber dari pengalamannya sendiri saat berkuliah. Cerita pengalaman pribadinya menciptakan kedekatan emosional dengan program yang digagasnya.

Ganjar mengungkapkan, dirinya terlahir dari keluarga biasa-biasa. Ia menghadapi tantangan finansial saat ingin berkuliah, dan orang tuanya bahkan menjual bensin eceran untuk membiayai pendidikan anak-anaknya. Bahkan, Ganjar pernah terhenti kuliah selama dua semester karena keterbatasan biaya.

Ganjar tidak ingin hal itu terulang lagi di masa depan. Karena itu, bersama Mahfud MD, ia memutuskan untuk meluncurkan Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana. Tujuannya memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan kebijakan afirmatif kepada anak-anak miskin, disabilitas, dan warga di daerah tertinggal.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu yakin program ini dapat mengubah takdir keluarga miskin, memberikan mereka peluang untuk keluar dari jerat kemiskinan. "Melalui program ini, mereka mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas hingga sarjana sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan," katanya.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini bukan hanya sekadar sambutan hangat, tetapi juga ungkapan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Surono, yang awalnya merasa kebingungan dengan kondisi finansialnya, kini penuh harap akan masa depan cerah yang dapat diwujudkan oleh program ini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ekonomi Digital dan...
Ekonomi Digital dan Pendidikan: Peluang Besar atau Ancaman Baru?
Pendidikan di Antara...
Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan
Mensos: Sekolah Rakyat...
Mensos: Sekolah Rakyat Bagian dari Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Rekomendasi
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Berita Terkini
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Infografis
MK Tolak Seluruh Gugatan...
MK Tolak Seluruh Gugatan Pilpres 2024 Ganjar-Mahfud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved