Pemberdayaan Perempuan Harus Jadi Perhatian Serius di Pilpres 2024
Rabu, 27 Desember 2023 - 22:35 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan kasus-kasus yang dialami perempuan juga masih marak, misalnya kasus tindak pidana kekerasan seksual dimana perempuan masih menjadi potret korban, kasus tindak pidana perdagangan orang, kemudian sunat perempuan, dan kasus Angka Kematian Ibu dan Anak (AKI).
Senada, Direktur eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati menilai kondisi afirmasi perempuan dalam bidang politik saat ini masih jauh dari ideal.
"Kalau dari kondisi hari ini tentu cita-cita afirmasi belum tercapai," terangnya.
Menurutnya, hal itu bisa dilihat jumlah perempuan di kursi legislatif belum mencapai angka yang diharapkan. "Karena jumlah perempuan yang ada di parlemen belum mencapai angka yang ditargetkan yaitu 30%," paparnya.
Dia berpandangan kondisi bisa lebih buruk dengan adanya upaya pengubahan kebijakan afirmasi. Hal itu dikhawatirkan akan lebih menurunkan afirmasi perempuan.
"Belum lagi ada upaya untuk mengubah kebijakan afirmasi yang ada sehingga ada potensi angkanya lebih turun lagi," tegas Khoirunnisa.
Senada, Direktur eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati menilai kondisi afirmasi perempuan dalam bidang politik saat ini masih jauh dari ideal.
"Kalau dari kondisi hari ini tentu cita-cita afirmasi belum tercapai," terangnya.
Menurutnya, hal itu bisa dilihat jumlah perempuan di kursi legislatif belum mencapai angka yang diharapkan. "Karena jumlah perempuan yang ada di parlemen belum mencapai angka yang ditargetkan yaitu 30%," paparnya.
Dia berpandangan kondisi bisa lebih buruk dengan adanya upaya pengubahan kebijakan afirmasi. Hal itu dikhawatirkan akan lebih menurunkan afirmasi perempuan.
"Belum lagi ada upaya untuk mengubah kebijakan afirmasi yang ada sehingga ada potensi angkanya lebih turun lagi," tegas Khoirunnisa.
Lihat Juga :