Pemilu 2024 Diduga Banyak Kecurangan, Todung Minta KPU dan Bawaslu Optimal Jalankan Tugas

Rabu, 27 Desember 2023 - 15:17 WIB
loading...
Pemilu 2024 Diduga Banyak...
Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis meminta KPU dan Bawaslu mengoptimalkan tugasnya. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) diminta melakukan mitigasi dan menindak tegas pelanggaran Pemilu 2024 . Sebab, pelanggaran pemilu saat ini semakin marak.

Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengatakan presiden yang dipilih dengan cara curang maka tidak memiliki legitimasi yang baik dari masyarakat yang akan dipimpinnya kedepan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Todung meminta kepada KPU dan Bawaslu untuk memitigasi kecurangan hingga intervensi yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.

Baca juga: Ganjar Pranowo Minta Satgas PDIP Awasi Kecurangan Pemilu 2024

"Karena itu kita masih punya waktu mudah-mudahan KPU, mudah-mudahan Bawaslu bisa menjalankan perannya dengan sangat optimal memitigasi semua kecurangan, memitigasi semua pelanggaran, memitigasi semua intervensi. Sehingga kita bisa mendapatkan hasil pilpres partai politik yang legitimate," kata Todung dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Rabu (27/12/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Ungkap Alasan Tidak...
Ungkap Alasan Tidak Teliti Ijazah Presiden Selain Jokowi, Abdul Gafur: Punya Indikasi Palsu Gak?
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
DPRD Kabupaten Waropen...
DPRD Kabupaten Waropen Diminta Hentikan Proses PAW Nixon Yenusi
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved