Pemerintah Berhasil Selamatkan 100 Juta Jiwa dari Ancaman Krisis Pangan

Sabtu, 23 Desember 2023 - 01:56 WIB
loading...
Pemerintah Berhasil...
Pemerintah berhasil menyelamatkan sekitar 100 juta masyarakat Indonesia dari ancaman krisis pangan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah berhasil menyelamatkan 40% atau 100 juta masyarakat Indonesia dari ancaman krisis pangan yang disebabkan tiga gelombang besar selama 2023. Keberhasilan itu dikarenakan dua kebijakan cerdas pemerintah dalam merespons tiga gelombang besar tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi dalam diskusi Indonesia Menuju Kedaulatan Pangan di Media Center Indonesia Maju pada Kamis 21 Desember 2023.

"Dengan dua kebijakan ini, pemerintah bisa jangkau kira-kira 24 juta rumah tangga. Itu mendekati 100 juta jiwa, hampir separuh penduduk kita atau 40% penduduk kita aman. Kebijakan yang dibuat ini cerdas di tengah situasi yang kita hadapi dibanding negara lain di dunia, cukup cerdas," kata Bayu, Jumat (22/12/2023).

Baca juga: Bapanas Sebut Tinggal 68 Daerah Masuk Kategori Rentan Rawan Pangan

Bayu menjelaskan, kebijakan pertama pemerintah dalam mengatasi ancaman ketahanan pangan yang terjadi selama 2023 ini adalah melalui bantuan pangan berupa beras yang diberikan kepada sekitar 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masing-masing menerima sebanyak 10 kilogram setiap bulannya.

"Maka yang pertama dilakukan pemerintah adalah memastikan 21,4 juta atau hampir 22 juta rumah tangga yang paling membutuhkan atau kelompok masyarakat berpendapatan paling rendah itu di-secure dulu, maka dibagikanlah 10 kilogram beras gratis kepada mereka tiap bulan," kata Bayu.

Baca juga: Pemerintah Diminta Terapkan Teknologi AI untuk Atasi Masalah Pangan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestlé Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Rekomendasi
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Berita Terkini
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved