Andi Widjajanto: Mahfud MD Tampilkan Hukum sebagai Panduan untuk Ekonomi Tumbuh
Sabtu, 23 Desember 2023 - 00:42 WIB
loading...
Direktur Politik 5.0 TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Andi Widjajanto mengatakan Cawapres Mahfud MD menampilkan hukum sebagai panduan untuk ekonomi tumbuh. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Direktur Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Andi Widjajanto mengatakan jika Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD telah menampilkan hukum sebagai panduan untuk ekonomi tumbuh.
Andi mengatakan hal ini usai menghadiri debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).
“Visi pertama adalah memberikan optimisme bahwa Indonesia bisa tumbuh 7%, masalah-masalah yang sekarang menghambat kita tadi Pak Mahfud katakan bisa diselesaikan kalau kita fokus untuk mengatasi inefisiensi kita fokus untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, yang ditampilkan tadi oleh Pak Mahfud adalah menjadikan hukum sebagai panduan untuk memastikan ekonomi kita tumbuh,” ungkap Andi.
Baca juga: Mahfud Juara Trending Topic saat Debat Cawapres 2024
Selain itu, Andi pun mengatakan jika Mahfud MD juga menawarkan 21 program unggulan yang konkret di Pilpres 2024 kali ini. Di mana, program ini akan membutuhkan anggaran senilai Rp2.500 triliun untuk lima tahun ke depan.
Andi mengatakan hal ini usai menghadiri debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).
“Visi pertama adalah memberikan optimisme bahwa Indonesia bisa tumbuh 7%, masalah-masalah yang sekarang menghambat kita tadi Pak Mahfud katakan bisa diselesaikan kalau kita fokus untuk mengatasi inefisiensi kita fokus untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, yang ditampilkan tadi oleh Pak Mahfud adalah menjadikan hukum sebagai panduan untuk memastikan ekonomi kita tumbuh,” ungkap Andi.
Baca juga: Mahfud Juara Trending Topic saat Debat Cawapres 2024
Selain itu, Andi pun mengatakan jika Mahfud MD juga menawarkan 21 program unggulan yang konkret di Pilpres 2024 kali ini. Di mana, program ini akan membutuhkan anggaran senilai Rp2.500 triliun untuk lima tahun ke depan.
Lihat Juga :