Ganjar-Mahfud Tawarkan Program KTP Sakti, Pengamat Ungkap 3 Cara agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 19 Desember 2023 - 14:06 WIB
loading...
Ganjar-Mahfud Tawarkan...
Penyaluran bansos banyak dikeluhkan tidak tepat sasaran karena itu perlu data akurat warga penerimanya. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD menawarkan Program KTP Sakti kepada masyarakat jika nantinya terpilih di Pilpres 2024. Program KTP Sakti untuk memastikan program pemerintah, termasuk bantuan sosial ( bansos ), tepat sasaran.

Direktur Eksekutif Segara Institute, Piter Abdullah mengatakan, untuk memastikan program bansos tepat sasaran, maka pemerintah perlu melakukan tiga hal. Pertama, Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) bekerja sama dengan Pemda untuk memastikan data penduduk akurat. Dengan data yang baik, maka sudah diketahui profil calon penerima Bansos adalah mereka yang memenuhi kriteria.

"Pertama, didasarkan pada data kependudukan yang akurat. Pemerintah harus memiliki data yang sangat akurat terkait penduduk," kata Piter dalam keterangannya, Selasa (19/12/2023).



Langkah kedua, pemerintah harus mengembangkan sistem dan mekanisme yang baik didukung oleh teknologi digital. Kecanggihan teknologi saat ini harus dimanfaatkan untuk mengelola data yang tersedia.

Ketiga, penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). "Ketiga, pemerintah memastikan SDM pengelola mereka benar-benar terpercaya," ujar Piter.

Piter mengatakan, bansos selalu menjadi program unggulan di setiap pemerintahan yang bertujuan untuk mengurangi beban penduduk miskin memenuhi kehidupan hidupnya. Namun kritik tentang bansos salah sasaran juga masih terus terdengar. Banyak keluhan, bansos dinikmati bukan kalangan masyarakat dengan kemiskinan ekstrim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Mensos Pecat 4 Pendamping...
Mensos Pecat 4 Pendamping PKH yang Selewengkan Bansos
Beredar Kabar Bansos...
Beredar Kabar Bansos Dipotong, Mensos: Itu Hoaks dan Menyesatkan
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
Kabar Baik! Bansos untuk...
Kabar Baik! Bansos untuk 18 Juta KPM Cair Pertengahan April 2026
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
Rekomendasi
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Rekrutmen PPPK Guru...
Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftarannya
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Agar Tepat Sasaran,...
Agar Tepat Sasaran, Beli Minyak Goreng Wajib Bawa KTP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved