Pemasangan Baliho Tak Bertuan di Banten Disorot TPN Ganjar-Mahfud
Minggu, 17 Desember 2023 - 00:37 WIB
loading...
Pemasangan baliho tak bertuan dengan wajah Ganjar-Mahfud di Banten pada tempat-tempat yang tak diperkenankan mendapat sorotan TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pemasangan baliho tak bertuan dengan wajah Ganjar-Mahfud di Banten pada tempat-tempat yang tak diperkenankan mendapat sorotan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Hal ini ditegaskan oleh Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis
Tempat yang tak diperkenankan itu kata Todung yakni, seperti di Kompleks Perumahan TNI dan Polri, itu dipastikan bukan dilakukan oleh Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud.
Menurutnya, pihaknya punya dasar untuk menduga pencopotan spanduk dan pemasangan baliho tak bertuan itu sudah direncanakan. Sebabnya, terdapat pencabutan baliho Mahfud di Banten dilakukan secara serentak di berbagai tempat dan terjadi pada waktu yang tidak seorang pun sedang beraktivitas.
Baca juga: Todung Mulya Lubis Pertanyakan Konsistensi KPU Laksanakan UU soal Debat Capres-Cawapres
Sehari kemudian kata Todung, muncul baliho-baliho Ganjar-Mahfud bukan dari Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud. Pihaknya sendiri menyayangkan tindakan pencopotan 70 alat peraga kampanye Mahfud MD di Banten.
"Itu jelas terencana, bukan spontanitas. Hanya kelompok tertentu yang bisa melakukan hal tersebut," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (16/12/2023).
Raibnya puluhan baliho Ganjar-Mahfud di Banten pada Rabu lalu (13/12/2023), mengingatkan publik atas insiden yang terjadi di Provinsi Bali. Ketika itu, aparat pemerintahan yang dibantu pihak penegak hukum mencopot baliho Ganjar-Mahfud karena adanya kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pulau Dewata.
Tempat yang tak diperkenankan itu kata Todung yakni, seperti di Kompleks Perumahan TNI dan Polri, itu dipastikan bukan dilakukan oleh Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud.
Menurutnya, pihaknya punya dasar untuk menduga pencopotan spanduk dan pemasangan baliho tak bertuan itu sudah direncanakan. Sebabnya, terdapat pencabutan baliho Mahfud di Banten dilakukan secara serentak di berbagai tempat dan terjadi pada waktu yang tidak seorang pun sedang beraktivitas.
Baca juga: Todung Mulya Lubis Pertanyakan Konsistensi KPU Laksanakan UU soal Debat Capres-Cawapres
Sehari kemudian kata Todung, muncul baliho-baliho Ganjar-Mahfud bukan dari Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud. Pihaknya sendiri menyayangkan tindakan pencopotan 70 alat peraga kampanye Mahfud MD di Banten.
"Itu jelas terencana, bukan spontanitas. Hanya kelompok tertentu yang bisa melakukan hal tersebut," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (16/12/2023).
Raibnya puluhan baliho Ganjar-Mahfud di Banten pada Rabu lalu (13/12/2023), mengingatkan publik atas insiden yang terjadi di Provinsi Bali. Ketika itu, aparat pemerintahan yang dibantu pihak penegak hukum mencopot baliho Ganjar-Mahfud karena adanya kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pulau Dewata.
Lihat Juga :