Pemilih Mengambang Menanti Gagasan Capres-Cawapres dalam Debat Pilpres
Jum'at, 15 Desember 2023 - 16:44 WIB
loading...
Tiga capres 2024, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo memberikan visi dan misi mereka saat debat perdana capres di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023). FOTO/MPI/ARIF JULIANTO
A
A
A
JAKARTA - Survei terbaru Litbang Kompas menyebut, 28% pemilih belum menentukan pilihan politik dalam Pilpres 2024. Debat Pilpres menjadi sarana pemilih mengambang ini untuk menentukan arah dukungan.
Pemilih dari kalangan Generasi Z, Florencia Lie (23) menganggap memilih calon kepala negara bukanlah perkara gampang. Sebelum mencoblos pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) tertentu, setiap pilihan harus dipertimbangkan dengan matang.
Masifnya perang digital yang penuh gimik para kandidat membuat masyarakat sulit mengenal dengan baik latar belakang dan gagasan paslon yang sebaiknya mereka pilih.
Baca juga: Debat Perdana Capres 2024, Ganjar Dinilai Sangat Prima dan Mampu Menunjukkan Kelasnya
"Menurut saya pengaruh internet dan konten-konten yang menampilkan kebaikan dan keburukan dari paslon membuat suara yang belum memilih itu menjadi labil," kata Florencia dalam keterangannya dikutip, Jumat (15/12/2023).
Alumnus Universitas Tanjungpura Pontianak itu berharap debat capres-cawapres yang diselenggarakan sebanyak lima kali selama masa kampanye dapat membantu masyarakat menentukan arah dukungan.
"Saya harap dari debat capres bisa membuat suara yang belum memilih untuk menentukan pilihannya," katanya.
Pemilih dari kalangan Generasi Z, Florencia Lie (23) menganggap memilih calon kepala negara bukanlah perkara gampang. Sebelum mencoblos pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) tertentu, setiap pilihan harus dipertimbangkan dengan matang.
Masifnya perang digital yang penuh gimik para kandidat membuat masyarakat sulit mengenal dengan baik latar belakang dan gagasan paslon yang sebaiknya mereka pilih.
Baca juga: Debat Perdana Capres 2024, Ganjar Dinilai Sangat Prima dan Mampu Menunjukkan Kelasnya
"Menurut saya pengaruh internet dan konten-konten yang menampilkan kebaikan dan keburukan dari paslon membuat suara yang belum memilih itu menjadi labil," kata Florencia dalam keterangannya dikutip, Jumat (15/12/2023).
Alumnus Universitas Tanjungpura Pontianak itu berharap debat capres-cawapres yang diselenggarakan sebanyak lima kali selama masa kampanye dapat membantu masyarakat menentukan arah dukungan.
"Saya harap dari debat capres bisa membuat suara yang belum memilih untuk menentukan pilihannya," katanya.
Lihat Juga :