Kehadiran Megawati di KLB Gerindra Sinyal Kuat Arah Politik 2024

Minggu, 09 Agustus 2020 - 08:41 WIB
loading...
Kehadiran Megawati di...
Megawati Soekarnoputri saat mengumumkan calon kepala daerah di Pilkada 2020 yang diusung PDIP. Gerindra menganggap Megawati adalah faktor penting yang ikut menentukan arah politik 2024. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kehadiran Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020) secara virtual, memberikan pesan penting dalam dinamika politik ke depan.

Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI) Ahmad Khoirul Umam mengatakan, Gerindra berkepentingan untuk menghadirkan Megawati dalam KLB karena Mega adalah kunci untuk masuk menerobos garis komitmen politik koalisi partai-partai pengusung Jokowi. Megawati merupakan faktor penting diterimanya Gerindra masuk ke dalam pemerintahan.

"Kehadiran Mega ini juga menjadi sinyal politik kuat yang mencerminkan arah konstalasi 2024. Sebagaimana disampaikan Megawati saat dulu awal-awal menerima Gerindra, 'Pak Prabowo, deket-deket sama saya'. Jadi, besar kemungkinan PDIP akan bersama Gerindra di 2024," tutur Umam, Minggu (9/8/2020).

(Baca: Megawati Yakin Kongres Gerindra Perkuat Konsolidasi Politik Nasional)

Doktor Ilmu Politik dari School of Political Science & International Studies, The University of Queensland, Australia ini mengatakan, jika PDIP dan Gerindra bersatu maka akan mengulang sejarah Koalisi Pilpres 2009 saat keduanya bersanding.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Rekomendasi
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Berita Terkini
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Calon Manajer Kopdes...
Calon Manajer Kopdes Tak Lagi Latihan Militer, Qodari: Pemerintah Tidak Menutup Mata
Nasib Gugatan Praperadilan...
Nasib Gugatan Praperadilan Roy Suryo terkait Penggeledahan Diputuskan Hari Ini, Berikut 11 Tuntutannya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved