Jadi Penulis Tamu, AHY Wakili Milenial di Buku tentang Ketahanan Pangan

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 22:20 WIB
loading...
Jadi Penulis Tamu, AHY...
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Foto/Twitter AHY
A A A
JAKARTA - Ada hal menarik di buku berjudul Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran dan Solusi yang akan diterbitkan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang.

Dari sembilan nama penulis buku ini, ada nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang saat ini menjabat Ketua Umum DPP Partai Demokrat. “AHY sengaja diminta untuk menjadi penulis tamu, dan beliau juga satu-satunya penulis yang mewakili kalangan milenial,” kata Direktur Utama Pandu Tani Indonesia (Patani) Sarjan Tahir, Sabtu (8/8/2020).

Sarjan belum bersedia memberikan bocoran mengenai tulisan AHY di buku yang bakal terbit nanti. “Judulnya adalah...Pastinya sangat keren, dan nanti bisa dibaca langsung saat peluncuran,” ujar Sarjan.(Baca juga: Lewat Buku, Tiga Eks Menteri Bahas Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan )

Sekadar diketahui buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran dan Solusi yang disunting Kepala Editor Bahasa KORAN SINDO Jaelani Ali Muhammad, diinisiasi lembaga Pandu Tani Indonesia (Patani).

Patani selama 12 tahun belakangan sangat konsen bergiat di dunia pertanian berikut mendampingi aktivitas petani.

Selain AHY, ada tiga mantan menteri yang juga menyumbang tulisan di buku berupa bungan rampai ini, yakni Prof Dr H Bomer Pasaribu (Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada paruh pertama era pemerintahan Abdurrahman Wahid), Prof Dr Rokhmin Dahuri (Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Gotong Royong), dan Dr Anton Apriyantono (Menteri Pertanian dalam Kabinet Indonesia Bersatu).

Tak hanya itu, buku ini juga memuat tulisan Prof Dr Hermanto Siregar, yang tercatat sebagai anggota dewan di sejumlah organisasi profesional, termasuk Dewan Ekonomi Nasional, Asosiasi Ekonom Indonesia, Asosiasi Ekonom Pertanian Indonesia, dan Forum Kebijakan Pertanian Asia Pasifik.

Lalu ada pula tulisan eksekutif Indonesia yang pernah menjabat sebagai Kepala Bulog Sutarto Alimoeso, Direktur Indofood dan CEO sejumlah perusahaan raksasa di Indonesia Franciscus Welirang, Ketua Umum Asosiasi Bunga Indonesia (Asbindo) Glenn Pardede, serta doktor bidang keahlian ilmu perencanaan pembangunan wilayah dan perdesaan Harry Santoso.

"Buku ini sebuah ikhtiar untuk mengonsepsikan dengan matang upaya mewujudkan kedaulatan pangan, buah pikir dari para ahli dan tokoh yang berkomitmen dalam isu pangan dan sumber daya alam. Semoga saja sehimpun saran dan solusi dalam buku ini bisa diimplementasikan oleh para pengambil kebijakan nantinya,” harap Sarjan.

Sementara Pemimpin Redaksi KORAN SINDO dan SINDOnews.comDjaka Susila mengapresiasi hadirnya buku Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan: Sehimpun Saran dan Solusi.

Menurut Djaka, ketahanan pangan bukan hanya isu nasional, namun menjadi isu global. Bukan saat ini saja namun sejak seiring bertambahnya penghuni bumi.

“Seiring pula dengan individu di bumi yang nomaden menjadi berkoloni hingga menjadi bangsa-bangsa. Ini dapat dilihat dari bagaimana manusia terus melahirkan teknologi yang berkaitan dengan pangan, dan agar ketahanan pangan bisa terjaga,” kata Djaka.

Indonesia, lanjut Djaka, bukan hanya dianugerahi kekayaan alam luar biasa, bahkan mungkin tersubur di bumi ini. Leluhur bangsa Indonesia pun, kata dia, cukup piawai dalam mengelola pangan, baik dengan teknologi maupun berkolaborasi langsung dengan alam.

“Sumber alam dan manusia yang dimiliki bangsa ini semestinya bisa menjadikan Indonesia bangsa besar, terkhusus dalam hal ketahanan pangan. Buku ini kembali sebagai bukti betapa Indonesia mempunyai kedua hal tersebut. Buku ini memberikan sumbangsih bagi bangsa ini untuk mengelola pangan di Indonesia dengan baik,” tutur Djaka.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Penguatan Manajemen...
Penguatan Manajemen Risiko Jadi Kunci Keamanan Industri Pangan
Perkuat Ketahanan Gizi...
Perkuat Ketahanan Gizi Indonesia, EU-ASEAN Business Council Dorong Kemitraan Lintas Sektor
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Rekomendasi
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Berita Terkini
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved