Ganjar Pranowo-Mahfud MD Bakal Gaspol Sikat Korupsi
Minggu, 10 Desember 2023 - 04:29 WIB
loading...
Cawapres Mahfud MD (tengah) saat menghadiri Rapat Akbar Laju Indonesia #GAMA2024 bersama Rieke Diah Pitaloka (kiri) di Mustikasari Convention Hall, Mustikajaya, Bekasi Timur, Sabtu (9/12/2023). Foto/Istimewa
A
A
A
BEKASI - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD bakal melakukan tindakan nyata dalam pemberantasan korupsi jika terpilih pada Pilpres 2024. Hal itu diungkapkan oleh cawapres yang didukung Partai Perindo Mahfud MD saat menghadiri Rapat Akbar Laju Indonesia #GAMA2024 bersama Rieke Diah Pitaloka di Mustikasari Convention Hall, Mustikajaya, Bekasi Timur, Sabtu (9/12/2023).
Hadir ribuan relawan dari Laju Indonesia, Sahabat Mahfud Muda, Ikatan Keluarga Madura Jawa Barat, Gerpin, dan sejumlah elemen lainnya. "Terima kasih sudah lebih dari satu jam menunggu saya. Luar biasa semangat para relawan menyongsong Pemilu 2024,” kata Mahfud mengawali orasinya.
Mahfud bicara banyak soal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Mahfud melihat penegakan hukum kadang kala memihak kepada orang yang memiliki kekuatan.
Baca juga: Mahfud Nilai Penegakan Hukum Belum Berkeadilan: Maling Dihajar Habis-habisan, Koruptor Dilindungi
Sedangkan orang yang lemah tidak mendapat perlindungan hukum jika berperkara, karena kalah dengan mereka yang punya kekuatan tersebut. "Orang mencuri lalu dihajar habis-habisan di tengah jalan, sementara orang korupsi dilindungi, korupsi tuh banyak loh, kelasnya miliaran,” kata Menko Polhukam itu.
“Kalau mencuri itu enggak banyak, dan kadang karena terpaksa. Orang kuat menyogok dan dibeking pejabat korup agar kasusnya ditutup. Ini bukan rahasia," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.
Hadir ribuan relawan dari Laju Indonesia, Sahabat Mahfud Muda, Ikatan Keluarga Madura Jawa Barat, Gerpin, dan sejumlah elemen lainnya. "Terima kasih sudah lebih dari satu jam menunggu saya. Luar biasa semangat para relawan menyongsong Pemilu 2024,” kata Mahfud mengawali orasinya.
Mahfud bicara banyak soal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Mahfud melihat penegakan hukum kadang kala memihak kepada orang yang memiliki kekuatan.
Baca juga: Mahfud Nilai Penegakan Hukum Belum Berkeadilan: Maling Dihajar Habis-habisan, Koruptor Dilindungi
Sedangkan orang yang lemah tidak mendapat perlindungan hukum jika berperkara, karena kalah dengan mereka yang punya kekuatan tersebut. "Orang mencuri lalu dihajar habis-habisan di tengah jalan, sementara orang korupsi dilindungi, korupsi tuh banyak loh, kelasnya miliaran,” kata Menko Polhukam itu.
“Kalau mencuri itu enggak banyak, dan kadang karena terpaksa. Orang kuat menyogok dan dibeking pejabat korup agar kasusnya ditutup. Ini bukan rahasia," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.
Lihat Juga :