Siap Beri Ruang Sama Perempuan dengan Laki-laki, Ganjar: Bismillah Kita Akan Mewujudkan Itu

Jum'at, 08 Desember 2023 - 16:11 WIB
loading...
Siap Beri Ruang Sama...
Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo menceritakan pengalamannya untuk memberikan kesetaraan antara perempuam dengan laki-laki. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo menceritakan pengalamannya untuk memberikan kesetaraan antara perempuan dengan laki-laki. Pengalaman itu dilakukan Ganjar saat masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Ganjar merasa kelompok perempuan telah menginspirasinya dalam mengambil suatu kebijakan. Salah satunya, saat ada seorang perempuan berprofesi sebagai nelayan. Kepada Ganjar, perempuan itu mengeluhkan lantaran profesinya tidak tercantum dalam identitas KTP.

Baca juga: Cerita Pengalaman Jadi Gubernur, Ganjar Ngaku Dapat Inspirasi dari Perempuan saat Ambil Kebijakan

"Kades tidak mau berikan, camat tidak mau, bupatinya tidak mau. Mereka tidak menyerah dan orang itu bertemu dengan saya. Kenapa ibu meminta itu? 'Pak saya perempuan nelayan, saya bisa sama dengan laki-laki dan pekerjaan saya melaut. Kenapa hak ini tidak diberikan kepada saya?" ujar Ganjar saat berpidato di acara deklarasi Progresif di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan, Jumat (8/12/2023).

Baginya, memasukkan nama sebuah profesi ke KTP hanya tinggal mengambil keputusan. "Gampang, cukup laksanakan. inilah politik, inilah perintah. Bapak ibu, ketika amanah itu masuk kepada kita, rasanya kita berdosa tidak bisa menyelesaikan masalah. Maaf sekecil itu," tutur Ganjar.

Atas dasar itu, Ganjar mengaku langsung memerintahkan Dinas Dukcapil untuk memasukan nama profesi nelayan ke KTP perempuan tersebut.

"Apa yang terjadi pada cerita itu? Perempuan nelayan ini kemudian mendapatkan hak akses permodalan, dia mendapatkan hak pelatihan, dia mendapatkan hak atas bantuan, dan dia sekarang menggerakkan perempuan nelayan lebih banyak lagi tokoh yang sangat inspiratif," tuturnya.

Selain cerita seorang perempuan nelayan itu, Ganjar juga menyinggung pengalamannya untuk membantu kelompok usaha perempuan yang menginginkan akses suku bunga 7%.

"Saya punya bank, saat itu, Bank Jateng, direksi kumpul, konstultasi dengan OJK, di tengah sutuasi yang sulit seperti ini, suku bunga terendah berapa yang bisa Anda bikin? Diskusilah, dikaji, dan ketika kurs 12% ternyata kita bisa menetapkan kurs 7%," tutur Ganjar.

"Dan ketika itu mau diberikan, landingnya mau diberikan kepada para pengusaha, kelompok perempuan, 'Pak Ganjar, apakah kami bisa mendapatkan khusus untuk kurs 7%?,' Semua ibu, sama,” kata Ganjar.

Setelah itu, Ganjar mengaku mendapat permintaan bantuan dari kelompok pedagang pasar. Saat itu, lanjutnya, pedagang pasar meminta bantuan ke Ganjar untuk dapat mencairkan bantuan modal dengan suku bunga rendah.

"Pak kami pedagang di pasar, modal kami yang kami butuhkan Rp500 ribu, Rp1 juta, Rp2 juta Pak, apakah Pak Ganjar bisa lakukan itu?" ucap Ganjar sambil menirukan percakapan.

Ganjar pun langsung meminta jajarannya mengkaji. Alhasil, para pedagang pasar itu mendapat kredit usaha modal dari perbankan di Jawa Tengah. "Kami berikan kredit khusus perempuan bakul di pasar, bunganya 2% setahun," ucap Ganjar.

Baca juga: Pengusaha Progresif Yakin Ganjar-Mahfud Bawa Indonesia Unggul dan Sejahtera

"Bapak ibu, ketika politik itu bisa kita agungkan dengan ketajaman mata politik, kita ayunkan untuk kebaikan, Insya Allah tidak ada yang tidak bisa kita kerjakan. Apalagi didukung oleh kekuatan sebesar ini dan ada di seluruh Indonesia. Bismillah kita akan mewujudkan itu," terang Ganjar.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Beri Dukungan, Ganjar...
Beri Dukungan, Ganjar Datang ke Sidang Pledoi Hasto | Sindo Prime
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Ganjar Pranowo Ungkap...
Ganjar Pranowo Ungkap Bunda Iffet Sempat Minta Pulang sebelum Meninggal
Rekomendasi
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Berita Terkini
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
Infografis
Rencana Trump untuk...
Rencana Trump untuk Gaza Sama dengan Pembersihan Etnis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved