TPDI Ingatkan Reformasi Bisa Kembali ke Titik Nol Jika Salah Pilih di Pilpres 2024

Kamis, 30 November 2023 - 14:32 WIB
loading...
TPDI Ingatkan Reformasi...
Ajakan menggunakan hak pilih secara bijaksana oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri adalah pengingat bagi masyarakat menjelang pelaksaan Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ajakan menggunakan hak pilih secara bijaksana oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri adalah pengingat bagi masyarakat menjelang pelaksaan Pilpres 2024 . Sebab, jika salah pilih maka bisa saja Reformasi terancam hilang.

Hal ini disampaikan Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus menanggapi pernyataan Megawati yang mengajak masyarakat untuk bijaksana menggunakan hak pilihnya. Megawati menyampaikan hal itu dalam Rakernas Relawan Ganjar-Mahfud se-Pulau Jawa di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin 27 November 2023.

Baca juga: Ganjar-Mahfud Paling Mampu Reformasi Hukum saat Kepuasan Publik pada Pemerintah Jeblok

"Mengingatkan bagi semua warga yang berhak memilih jangan lupa akan rekam jejak buruk calon pemimpin di masa lampau yang belum jelas pertanggungjawaban hukum dan moral. Jika warga masyarakat salah memilih, maka kita akan kembali harus memperjuangkan Reformasi yang sekarang terancam hilang oleh ambisi kekuasaan tanpa moralitas," ujar Petrus dalam keterangannya, Kamis (30/11/2023).

Dalam pidato Megawati di Jakarta beberapa waktu lalu, Presiden ke-5 RI ini mengingatkan pada dasarnya Reformasi adalah untuk membatasi kekuasaan. Aturan tersebut semestinya cukup diikuti, dan tidak boleh dilanggar.

"Sebagai seorang mantan Presiden RI dan sebagai ketua umum partai nasionalis terbesar di Indonesia, pernyataan keras Bu Mega dalam Rakernas soal pentingnya praktik bernegara tetap berada dalam frame konstitusi demi mewujudkan demokrasi yang bermartabat," jelasnya.

Menurutnya, harus ada orang-orang yang mengingatkan maksud dan tujuan bernegara, menjalankan demokrasi, dan melaksanakan pemilu yang jujur dan adil (jurdil).

"Menjaga demokrasi yang tetap menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, terutama lewat pemilu yang jujur, adil dan bebas tanpa ada pemaksaan kehendak, tanpa ada kecurangan dan lainnya," kata Petrus.

Saat ini tahapan pemilu telah sampai pada tahap kampanye. Dalam penyelenggaraan pesta demokrasi tahun depan, Petrus mengajak semua pihak menjunjung prinsip-prinsip pemilu.

"Prinsip-prinsip pemilu harus ditegakkan, karena Indonesia adalah negara hukum menuntut adanya pemilu yang jujur dan damai, peradilan yang bebas tanpa intervensi, perlindungan terhadap HAM dengan tetap menghargai pembatasan yang dilakukan oleh UU untuk menjamin HAM orang lain," kata Petrus.

Untuk diketahui, dalam acara Rakernas Relawan Ganjar-Mahfud se-Pulau Jawa, Megawati Soekarnoputri mengingatkan relawan memanfaatkan hak suara pada Pemilu 2024.

"Kalau tidak memilih, dia abstain. Kalau dia abstain artinya mereka tidak punya pendirian," kata Megawati.

Ia mempersilakan setiap orang memilih pasangan capres dan cawapres yang tersedia. Bahkan, dia mempersilakan koleganya untuk memilih jika terdapat beda pilihan. Hanya saja dia meminta agar perbedaan pilihan itu diketahui.

Baca juga: Ingatkan Pengorbanan Reformasi, Ganjar Siap Hadirkan Indonesia Unggul dan Bebas Nepotisme

"Kalau demokratis kita tahu bahwa calon ada tiga sekarang, jadi ya silakan. Saya lebih senang begitu, saya ajarkan anak-anak saya. Lebih baik saya tahu kamu di sana dan saya di sini," katanya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
Rekomendasi
Ditanya Gugatan Hak...
Ditanya Gugatan Hak Asuh Anak Usai Umrah, Ruben Onsu: Biar Pengacara yang Bicara
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Berita Terkini
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Infografis
Dua Skenario HUT ke-79...
Dua Skenario HUT ke-79 RI: Bisa di Jakarta dan IKN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved