Sebanyak 484 Orang Meninggal Selama Operasi Patuh 2020

loading...
Sebanyak 484 Orang Meninggal Selama Operasi Patuh 2020
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mengatakan jumlah korban meninggal selama pelaksanaan Operasi Patuh 2020 mencapai 484 orang. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mengatakan jumlah korban meninggal selama pelaksanaan Operasi Patuh 2020 mencapai 484 orang.

"Jumlah korban meninggal dunia operasi patuh 2020 sebanyak 484 orang," kata Istiono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2020). (Baca juga: 2 Pekan Gelar Operasi Patuh Jaya, 1.807 Pelanggar Ditilang di Jakarta Barat)

Istiono mengatakan, jumlah tersebut turun jika dibandingkan dengan angka korban meninggal pada Operasi Patuh 2019 yakni sebanyak 648 orang. "Mengalami penurunan 164 orang atau 25%," ungkapnya. (Baca juga: 3.288 Pengendara Ditilang, Pelanggaran di Kota Depok Terbanyak saat Operasi Patuh Jaya 2020)

Sementara itu kata dia, jumlah korban luka berat tercatat sebanyak 335 orang. Sedang 2019 sebanyak 253 orang atau mengalami kenaikan 82 orang atau 32%. "Jumlah korban luka ringan 2020 sebanyak 4.778 orang. Sedang 2019 (sebanyak) 5.262 orang. Mengalami penurunan 484 orang atau 9%," jelasnya.



Adapun kerugian materiil selama operasi ini mengalami penurunan Rp2.595.696.000 atau 37%. Diketahui sebelumnya, Korlantas Polri menggelar Operasi Patuh 2020 selama 14 hari sejak 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 lalu.

Istiono mengatakan operasi ini dilakukan setiap tahun untuk selalu mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.
(cip)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top