Karsiyah Ibunda Korban Tragedi Trisakti Meninggal, Aktivis 98: Reformasi Belum Tuntas
Senin, 27 November 2023 - 15:57 WIB
loading...
Karsiyah, ibunda Hendriawan, mahasiswa Universitas Trisakti yang tewas tertembak saat demonstrasi 12 Mei 1998, meninggal dunia. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Duka mendalam dirasakan para aktivis Reformasi 1998 . Karsiyah, ibunda Hendriawan, mahasiswa Universitas Trisakti Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Angkatan 1996 yang tewas tertembak dalam aksi demonstrasi 12 Mei 1998, meninggal dunia, Minggu, 26 November 2023.
Karsiyah meninggal dunia pada pukul 09.30 WIB. Saat ini, jenazah almarhumah berada di rumah duka di Jalan Tanjung Gedong, Jakarta Barat.
Juru Bicara Gerakan Aktivis (GERAK) 98 Abraham Leo menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Karsiyah. Menurutnya, Karsiyah yang mengalami kepedihan kehilangan putra semata wayangnya dalam Tragedi Trisakti sebagai bagian dari perjuangan menghadirkan alam Reformasi di Indonesia. Kini almarhumah telah berbahagia bersama putranya Hendriawan di surga.
Baca juga: Ingatkan Pengorbanan Reformasi, Ganjar Siap Hadirkan Indonesia Unggul dan Bebas Nepotisme
"Kami GERAK 98 mengalami duka yang mendalam, kekuatan, kepedihan Ibu Karsiyah adalah semangat kami. Melalui perjuangan Hendriawan, kita berada di jalur perubahan. Era kediktatoran, era rezim KKN, era penggunaan kesewenang-wenangan negara untuk melanggengkan kekuasaan menuju kemunduran demokrasi tumbang berganti era harapan, era Reformasi," kata Abe, sapaan akrab Abraham Leo, Senin (27/11/2023).
Karsiyah meninggal dunia pada pukul 09.30 WIB. Saat ini, jenazah almarhumah berada di rumah duka di Jalan Tanjung Gedong, Jakarta Barat.
Juru Bicara Gerakan Aktivis (GERAK) 98 Abraham Leo menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Karsiyah. Menurutnya, Karsiyah yang mengalami kepedihan kehilangan putra semata wayangnya dalam Tragedi Trisakti sebagai bagian dari perjuangan menghadirkan alam Reformasi di Indonesia. Kini almarhumah telah berbahagia bersama putranya Hendriawan di surga.
Baca juga: Ingatkan Pengorbanan Reformasi, Ganjar Siap Hadirkan Indonesia Unggul dan Bebas Nepotisme
"Kami GERAK 98 mengalami duka yang mendalam, kekuatan, kepedihan Ibu Karsiyah adalah semangat kami. Melalui perjuangan Hendriawan, kita berada di jalur perubahan. Era kediktatoran, era rezim KKN, era penggunaan kesewenang-wenangan negara untuk melanggengkan kekuasaan menuju kemunduran demokrasi tumbang berganti era harapan, era Reformasi," kata Abe, sapaan akrab Abraham Leo, Senin (27/11/2023).
Lihat Juga :