17 Warga Negara Vietnam Pekerja Klinik Bedah Kecantikan Ditangkap Imigrasi
Sabtu, 11 Januari 2025 - 07:57 WIB
loading...
Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 17 warga negara (WN) Vietnam yang diduga menyalahgunakan izin tinggal. Warga negara Vietnam tersebut bekerja di klinik bedah kecantikan. Foto/Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 17 warga negara Vietnam yang diduga menyalahgunakan izin tinggal. Warga negara Vietnam tersebut bekerja di klinik bedah kecantikan.
"Yang diamankan totalnya ada 17 warga negara asing. Dari 17 tersebut, ada sepuluh orang perempuan dan tujuh orang laki-laki," Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Ditjen Imigrasi Kementerian Imipas Yuldi Yusman saat konferensi pers didi Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi , Jakarta,Jumat (10/1/2025).
Yuldi menambahkan, sebanyak 15 orang tersebut menggunakan Visa on Arrival atau VOA. "Dua orang lainnya menggunakan Izin Tinggal Terbatas atau ITAS sebagai investor," katanya.
Baca Juga: Imigrasi Jakpus Deportasi WN India Lantaran Langgar Izin Tinggal
Menurutnya, penangkapan tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat terkait aktivitas warga asing dalam klinik bedah kecantikan di kawasan Pluit Timur, Jakarta Utara. Setelah diusut, klinik tersebut beroperasi sejak 2018.
"Yang diamankan totalnya ada 17 warga negara asing. Dari 17 tersebut, ada sepuluh orang perempuan dan tujuh orang laki-laki," Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Ditjen Imigrasi Kementerian Imipas Yuldi Yusman saat konferensi pers didi Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi , Jakarta,Jumat (10/1/2025).
Yuldi menambahkan, sebanyak 15 orang tersebut menggunakan Visa on Arrival atau VOA. "Dua orang lainnya menggunakan Izin Tinggal Terbatas atau ITAS sebagai investor," katanya.
Baca Juga: Imigrasi Jakpus Deportasi WN India Lantaran Langgar Izin Tinggal
Menurutnya, penangkapan tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat terkait aktivitas warga asing dalam klinik bedah kecantikan di kawasan Pluit Timur, Jakarta Utara. Setelah diusut, klinik tersebut beroperasi sejak 2018.
Lihat Juga :