Sering Berseberangan, Banyak Kader PDIP Justru Minta Rekomendasi Demokrat

loading...
Sering Berseberangan, Banyak Kader PDIP Justru Minta Rekomendasi Demokrat
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat sering berseberangan dalam sejumlah hal. Bahkan, Ketua DPP PDIP Djarot Suaiful Hidayat pernah menyatakan bahwa partainya enggan berkoalisi dengan Demokrat.

Namun, menurut Wakil Ketua MPR dari Fraksi Demokrat Syarif Hasan, kondisi politik nasional dan politik daerah berbeda. Terbukti, berdasarkan data Demokrat, justru banyak kader PDIP di daerah yang meminta rekomendasi dari Demokrat untuk Pilkada 2020, bahkan kader PDIP yang paling banyak. (Baca juga: Menakar Peluang Puan dan AHY di 2024, Pengamat: Mentok Jadi Cawapres)

“Oh iya begini hahaha.. Jadi, memang politik nasional dengan politik daerah ini berbeda ya kan berbeda sekali. Karena menurut data di kami banyak kader-kader PDIP itu yang minta rekomendasi dari Demokrat dan ternyata itu persentasenya teratas,” ungkap Syarif kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Politikus senior Partai Demokrat ini mengatakan, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga menyebut dalam kunjungannya ke Ketua DPR yang juga politikus PDIP Puan Maharani, bahwa kedua partai ini banyak bekerja sama di Pilkada 2020. (Baca juga: Calon Tunggal Pilkada Terus Meningkat, DPR Sebut Ada Banyak Faktor)



Menurut mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat ini, data yang ada di internal Partai Demokrat, kader PDIP yang meminta rekomendasi pilkada dari Demokrat lebih banyak dari partai-partai lainnya.

“Jadi gimana datanya itu lebih banyak dibandingkan dengan partai-partai lain, justru PDIP di daerah banyak yang merapat ke Demokrat. Nah ini fakta, jadi politik nasional dan politik daerah itu berbeda,” tandasnya.
(nbs)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top