Gelar OTT Pascapenetapan Tersangka Firli, Ghufron: KPK Tetap Bekerja Berantas Korupsi
Jum'at, 24 November 2023 - 07:02 WIB
loading...
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, operasi tangkap tangan yang digelar di Kalimantan Timur menunjukkan KPK tetap bekerja memberantas korupsi. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kalimantan Timur pascaditetapkannya Ketua KPK Firli Bahuri menjadi tersangka oleh Polda Metro Jaya. Hal ini menunjukkan KPK masih bekerja dan mengedepankan pemberantasan korupsi seperti biasanya.
"Giat tangkap tangan ini dilakukan di tengah hiruk pikuk peristiwa yang terjadi di KPK. Ini menunjukkan insan KPK tetap bekerja dan KPK masih terdepan dalam memberantas korupsi seperti biasa dan tidak terganggu dengan hiruk pikuk yang terjadi pada KPK tersebut, kita memasrahkan dan menghormati proses hukumnya," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Jumat (24/11/2023).
Ghufron mengungkapkan dirinya bertanggung jawab dan juga meminta maaf pada bangsa Indonesia atas peristiwa penetapan Firli Bahuri yang jadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang membuat gaduh masyarakat dan mengikis harapan KPK untuk menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi.
Baca juga: Breaking News! KPK OTT Pejabat di Kalimantan Timur, Sejumlah Uang Diamankan
"Tentu peristiwa akan menjadi pelajaran dan bahan evaluasi kami baik untuk internal maupun terhadap eksternal dan kami berkomitmen untuk melakukan pembenahan serta terbuka untuk menerima saran dari masyarakat demi perbaikan kedepan," kata Ghufron.
Seperti diketahui, Tim KPK kembali menggelar OTT terhadap pejabat negara di daerah Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kamis, 23 November 2023 tersebut.
Baca juga: OTT Pejabat di Kaltim, KPK Amankan Uang Terkait Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
"Giat tangkap tangan ini dilakukan di tengah hiruk pikuk peristiwa yang terjadi di KPK. Ini menunjukkan insan KPK tetap bekerja dan KPK masih terdepan dalam memberantas korupsi seperti biasa dan tidak terganggu dengan hiruk pikuk yang terjadi pada KPK tersebut, kita memasrahkan dan menghormati proses hukumnya," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Jumat (24/11/2023).
Ghufron mengungkapkan dirinya bertanggung jawab dan juga meminta maaf pada bangsa Indonesia atas peristiwa penetapan Firli Bahuri yang jadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang membuat gaduh masyarakat dan mengikis harapan KPK untuk menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi.
Baca juga: Breaking News! KPK OTT Pejabat di Kalimantan Timur, Sejumlah Uang Diamankan
"Tentu peristiwa akan menjadi pelajaran dan bahan evaluasi kami baik untuk internal maupun terhadap eksternal dan kami berkomitmen untuk melakukan pembenahan serta terbuka untuk menerima saran dari masyarakat demi perbaikan kedepan," kata Ghufron.
Seperti diketahui, Tim KPK kembali menggelar OTT terhadap pejabat negara di daerah Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kamis, 23 November 2023 tersebut.
Baca juga: OTT Pejabat di Kaltim, KPK Amankan Uang Terkait Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
Lihat Juga :