Singgung Perilaku Hakim Konstitusi, PKB Ingin Pemilu 2024 Berlangsung Jujur dan Adil
Kamis, 16 November 2023 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
"Ya memang betul sih, misalkan katakanlah ya sulitkan membedakan presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, sekaligus pada saat yang sama menjadi kepala keluarga. Itu memang agak sulit itu," ucapnya.
"Makanya kalau di lembaga kehakiman itu tidak boleh dia memutus perkara berkaitan dengan anak atau ikatan kekeluargaan. Karena memang apapun hasilnya seandainya kemarin tok, tidak diberi misalkan ditolak oleh MK, tetap tuduhan itu akan sampai," tambahnya.
Ia berkata, penguasa perlu menjaga etika. Pasalnya, kata Jazilul, penguasa bisa diturunkan bila melakuka perbuatan tercela dan tidak beretika.
"Perbuatan tercela itu bisa mengakibatkan Presiden bisa diturunkan, jelas di situ perbuatan tercela. Tercela itu enggak tahu saya apa, itu kan mesti subjek soal-soal yang pengaruhi secara etik," ucapnya.
Kendati demikian Jazilul menegaskan, Koalisi Perubahan menginginkan agar proses Pemilu 2024 dapat berjalan terpuji, damai, jujur, dan adil.
"Makanya kalau di lembaga kehakiman itu tidak boleh dia memutus perkara berkaitan dengan anak atau ikatan kekeluargaan. Karena memang apapun hasilnya seandainya kemarin tok, tidak diberi misalkan ditolak oleh MK, tetap tuduhan itu akan sampai," tambahnya.
Ia berkata, penguasa perlu menjaga etika. Pasalnya, kata Jazilul, penguasa bisa diturunkan bila melakuka perbuatan tercela dan tidak beretika.
"Perbuatan tercela itu bisa mengakibatkan Presiden bisa diturunkan, jelas di situ perbuatan tercela. Tercela itu enggak tahu saya apa, itu kan mesti subjek soal-soal yang pengaruhi secara etik," ucapnya.
Kendati demikian Jazilul menegaskan, Koalisi Perubahan menginginkan agar proses Pemilu 2024 dapat berjalan terpuji, damai, jujur, dan adil.
(maf)
Lihat Juga :