Hasto Ingatkan Kecurangan Paman Gibran Dorong Gerakan Arus Bawah
Minggu, 12 November 2023 - 16:39 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa kecurangan paman Gibran Rakabuming Raka, Anwar Usman mendorong suatu pergerakan dari arus bawah. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa kecurangan paman Gibran Rakabuming Raka, Anwar Usman mendorong suatu pergerakan dari arus bawah. Hasto mengatakan, semua partai politik pendukung dan rakyat bertekad memenangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024.
Hasto menyebut, pemimpin itu harus lahir dari proses yang baik. Karena pemimpin akan menjadi jawaban dari persoalan bangsa. Hal itu disampaikan Hasto di sela Rakerda IV PDIP Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (12/11/2023).
Hasto awalnya berbicara soal Rakerda IV di Kalsel yang merupakan ajang untuk membangun suatu semangat juang memenangkan PDIP dan pasangan Ganjar - Mahfud MD. Di rakerda, kata Hasto, semua memakai baju hitam.
Baca juga: Lewat Pantun, Hasto Ungkap Makna Baju Hitam Kader PDIP untuk Menangkan Ganjar-Mahfud
Baju hitam itu bukan sebagai lambang kesedihan, tapi sebagai keprihatinan atas situasi demokrasi saat ini ketika hukum di Mahkamah Konstitusi (MK) dilakukan rekayasa secara sistemik karena ambisi kekuasaan.
“Tapi akhirnya keadilan ditegakkan, kita tahu kecurangan dari Anwar Usman yang juga paman Gibran akhirnya terkena suatu sanksi pelanggaran etis yang sangat serius dan ini menimbulkan suatu pergerakan dari arus bawah, pergerakan untuk melawan berbagai bentuk ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan,” urai Hasto.
Hasto menyebut, pemimpin itu harus lahir dari proses yang baik. Karena pemimpin akan menjadi jawaban dari persoalan bangsa. Hal itu disampaikan Hasto di sela Rakerda IV PDIP Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (12/11/2023).
Hasto awalnya berbicara soal Rakerda IV di Kalsel yang merupakan ajang untuk membangun suatu semangat juang memenangkan PDIP dan pasangan Ganjar - Mahfud MD. Di rakerda, kata Hasto, semua memakai baju hitam.
Baca juga: Lewat Pantun, Hasto Ungkap Makna Baju Hitam Kader PDIP untuk Menangkan Ganjar-Mahfud
Baju hitam itu bukan sebagai lambang kesedihan, tapi sebagai keprihatinan atas situasi demokrasi saat ini ketika hukum di Mahkamah Konstitusi (MK) dilakukan rekayasa secara sistemik karena ambisi kekuasaan.
“Tapi akhirnya keadilan ditegakkan, kita tahu kecurangan dari Anwar Usman yang juga paman Gibran akhirnya terkena suatu sanksi pelanggaran etis yang sangat serius dan ini menimbulkan suatu pergerakan dari arus bawah, pergerakan untuk melawan berbagai bentuk ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan,” urai Hasto.
Lihat Juga :