Kesinambungan Manajemen Talenta
Sabtu, 11 November 2023 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Tahap berikutnya yaitu pengembangan ketalentaan harus dilakukan dengan prosespendampingan dan pelatihan. Peserta didik tentu saja tidak dapat menumbuhkembangkantalenta yang ada pada dirinya. Dalam tahap ini, pihak satuan pendidikan atau pun orangtua memegang peranan penting sehingga bakat dan minat anak lebih terarah. Untuk itu,diperlukan juga pelatihan-pelatihan untuk menguatkan bakat dan minat menjadi sebuahpotensi bagi anak atau peserta didik.
Pendampingan dan pelatihan akan menjadi sia-sia apabila tidak diberikan ruang ekspresibagi bakat dan minat yang sudah ditumbuhkembangkan tersebut. Untuk itu, perlu diberikankesempatan bagi talenta untuk terjun dalam ajang-ajang berupa lomba atau kompetisi sesuaidengan bakat dan minat. Partisipasi dalam ajang ini sekaligus untuk memberikankepercayaan diri dan motivasi, serta pengakuan yang tercermin dari prestasi yang diraihdalam ajang tersebut.
Pencapaian prestasi seyogianya diikuti dengan adanya pengakuan dan penghargaan. Tahapanini seyogianya mempertimbangkan bentuk penghargaan seperti halnya jaminan karier belajarbagi peserta didik dan pengakuan bagi penyelenggara ajang. Pemberian beasiswa menjadisalah satu bentuk yang dapat memotivasi, selain pemberian “karpet merah” untuk diterimapada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Terhadap penyelenggara ajang yang berasal dari komunitas atau pemangku kepentinganlainnya, seyogianya diberikan pengakuan. Indikator pengakuan itu berupa standar ajangyang berkualitas dan menghasilkan prestasi anak didik yang dapat dipertanggungjawabkansecara akademik maupun non-akademik. Hal ini penting karena Pemerintah tidak akan mungkin mengadakan ajang yang bervariasi karena keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia.
Tahap terakhir yaitu kapitalisasi talenta menjadi jembatan antara talenta yangberprestasi dengan akses pemenuhan kebutuhan SDM di bidang pembangunan strategis negara.Ini terkait dengan konsep “market place”. Misalnya talenta yang berprestasi di bidangriset dan inovasi, seyogianya dapat direkrut oleh BRIN (Badan Riset dan InovasiNasional). Mengapa BRIN? Lembaga ini dalam Desain Besar Manajemen Talenta Nasional(DBMTN) bertanggungjawab mengampu bidang riset dan inovasi. Artinya, talenta riset daninovasi harus dibina lebih lanjut atau diakuisi agar terasah menjadi unggul dan sebagaiasset peningkatan kualitas riset dan inovasi.
Pendampingan dan pelatihan akan menjadi sia-sia apabila tidak diberikan ruang ekspresibagi bakat dan minat yang sudah ditumbuhkembangkan tersebut. Untuk itu, perlu diberikankesempatan bagi talenta untuk terjun dalam ajang-ajang berupa lomba atau kompetisi sesuaidengan bakat dan minat. Partisipasi dalam ajang ini sekaligus untuk memberikankepercayaan diri dan motivasi, serta pengakuan yang tercermin dari prestasi yang diraihdalam ajang tersebut.
Pencapaian prestasi seyogianya diikuti dengan adanya pengakuan dan penghargaan. Tahapanini seyogianya mempertimbangkan bentuk penghargaan seperti halnya jaminan karier belajarbagi peserta didik dan pengakuan bagi penyelenggara ajang. Pemberian beasiswa menjadisalah satu bentuk yang dapat memotivasi, selain pemberian “karpet merah” untuk diterimapada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Terhadap penyelenggara ajang yang berasal dari komunitas atau pemangku kepentinganlainnya, seyogianya diberikan pengakuan. Indikator pengakuan itu berupa standar ajangyang berkualitas dan menghasilkan prestasi anak didik yang dapat dipertanggungjawabkansecara akademik maupun non-akademik. Hal ini penting karena Pemerintah tidak akan mungkin mengadakan ajang yang bervariasi karena keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia.
Tahap terakhir yaitu kapitalisasi talenta menjadi jembatan antara talenta yangberprestasi dengan akses pemenuhan kebutuhan SDM di bidang pembangunan strategis negara.Ini terkait dengan konsep “market place”. Misalnya talenta yang berprestasi di bidangriset dan inovasi, seyogianya dapat direkrut oleh BRIN (Badan Riset dan InovasiNasional). Mengapa BRIN? Lembaga ini dalam Desain Besar Manajemen Talenta Nasional(DBMTN) bertanggungjawab mengampu bidang riset dan inovasi. Artinya, talenta riset daninovasi harus dibina lebih lanjut atau diakuisi agar terasah menjadi unggul dan sebagaiasset peningkatan kualitas riset dan inovasi.
Lihat Juga :