Muhammadiyah: Rencana Pemulihan Ekonomi Rakyat Wajib Dikritisi

Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:08 WIB
loading...
A A A
Masalah kedua, lanjut Anwar, menyangkut bantuan bahan pokok. Masih mengutip Suhaji Lestiadi, Anwar mengatakan bahwa bantuan sembako kepada masyarakat berpenghasilan rendah terlihat lebih menguntungkan usaha besar. Ini disebabkan pemerintah membeli secara langsung dalam partai besar dari usaha besar baru dibagikan kepada masyarakat .

Kebijakan dianggap tidak berdampak kepada pemulihan ekonomi masyarakat lapis bawah atau usaha mikro yang tergolong sangat lemah, karena kebijakan ini tidak mendorong bagi terjadinya geliat ekonomi dilapis bawah, tapi hanya akan mendorong geliat ekonomi di lapis atas atau di kalangan pengusaha besar yang jumlah pelakunya jelas sangat sedikit.

Maka dari itu, pemerintah harus bisa mendorong tumbuh dan berkembangnya ekonomi di lapis bawah dengan meningkatkan daya beli rakyat. Caranya bukan dengan memberi mereka sembako melainkan uang dalam bentuk bantuan langsung tunai untuk membeli sembako. Dengan begitu, ada geliat ekonomi di lapisan bawah berupa suply and demand.

"Tujuan pemerintah untuk memulihkan ekonomi rakyat patut kita apresiasi. Tetapi kebijakan dan langkah yang tidak mendukung bagi tercapainya tujuan tersebutjelas perlu dikritisi dan diperbaiki," pungkas dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Lembaga Falakiyah PBNU...
Lembaga Falakiyah PBNU Rilis Data Hilal, Iduladha Berpotensi Serentak 27 Mei 2026
Muhammadiyah Iduladha...
Muhammadiyah Iduladha 27 Mei 2026, Pemerintah Sidang Isbat 17 Mei
Muhammadiyah Terbitkan...
Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Muhadjir Tegaskan Perbedaan...
Muhadjir Tegaskan Perbedaan Lebaran Muhammadiyah Bukan Bentuk Tak Taat Pemerintah
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Gubernur Pramono Ungkap...
Gubernur Pramono Ungkap Modernisasi Halal Bihalal oleh Muhammadiyah
Jemaah Salat Idulfitri...
Jemaah Salat Idulfitri di Muhammadiyah Menteng Membeludak ke Jalan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin
Rekomendasi
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved