ILUNI UI: Ego Sektoral Hambat Penanganan Covid-19
Kamis, 06 Agustus 2020 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
Andre juga menyampaikan keprihatinannya atas banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Pada bulan Juli saja, jumlahnya telah mencapai lebih dari 800 kasus di seluruh Indonesia. Untuk itu, dia memandang perlunya upaya yang keras dan strategis dari pemerintah untuk melindungi tenaga kesehatan. “Salah satunya dengan memastikan ketersediaan APD bagi seluruh tenaga medis di berbagai rumah sakit di Indonesia,” sebut Andre. Ia juga menyatakan ILUNI UI telah berkomitmen untuk membantu penyediaan APD, salah satunya dengan menyalurkan donasi dari banyak korporasi untuk penyediaan APD di berbagai rumah sakit rujukan Covid-19.(Baca juga: Tiga Kementerian Matangkan Wacana Membuka Sekolah di Zona Kuning ).
Lebih lanjut, ILUNI UI juga mengingatkan segenap komponen bangsa untuk waspada dan bersama-sama menghadapi ancaman resesi ekonomi global. "Beberapa negara maju seperti Amerika dan Korsel telah diumumkan terkena resesi, bahkan negara tetangga kita Singapura," kata dia.
Dia juga menganjurkan adanya integrasi kebijakan melalui tata kelola pemerintahan yang solid dan profesional untuk mengatasi ancaman resesi global tersebut. Andre juga menyebut bahwa ILUNI UI telah melakukan berbagai diskusi untuk menganalisis permasalahan dan mencari solusi dari ancaman resesi di kuartal ketiga. "Kami juga memberikan sejumlah rekomendasi ekonomi dalam kertas kerja ILUNI UI," tambah Ketua Tim Kordinasi Relawan Gugus Tugas ini.
Meski begitu, ILUNI UI mengapresiasi inisiatif pemerindah untuk membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hal ini menjadi langkah serius pemerintah untuk tetap memperhatikan aspek kesehatan di tengah usaha membangkitkan sektor perekonomian Indonesia. "ILUNI UI akan terus memantau dan memberikan kontribusi melalui berbagai rekomendasi untuk mengawal proses penanganan Covid-19," pungkasnya.(Baca juga: Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Didesak Prioritaskan Sektor Kesehatan ).
Lebih lanjut, ILUNI UI juga mengingatkan segenap komponen bangsa untuk waspada dan bersama-sama menghadapi ancaman resesi ekonomi global. "Beberapa negara maju seperti Amerika dan Korsel telah diumumkan terkena resesi, bahkan negara tetangga kita Singapura," kata dia.
Dia juga menganjurkan adanya integrasi kebijakan melalui tata kelola pemerintahan yang solid dan profesional untuk mengatasi ancaman resesi global tersebut. Andre juga menyebut bahwa ILUNI UI telah melakukan berbagai diskusi untuk menganalisis permasalahan dan mencari solusi dari ancaman resesi di kuartal ketiga. "Kami juga memberikan sejumlah rekomendasi ekonomi dalam kertas kerja ILUNI UI," tambah Ketua Tim Kordinasi Relawan Gugus Tugas ini.
Meski begitu, ILUNI UI mengapresiasi inisiatif pemerindah untuk membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hal ini menjadi langkah serius pemerintah untuk tetap memperhatikan aspek kesehatan di tengah usaha membangkitkan sektor perekonomian Indonesia. "ILUNI UI akan terus memantau dan memberikan kontribusi melalui berbagai rekomendasi untuk mengawal proses penanganan Covid-19," pungkasnya.(Baca juga: Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Didesak Prioritaskan Sektor Kesehatan ).
(zik)
Lihat Juga :