ILUNI UI: Ego Sektoral Hambat Penanganan Covid-19

Kamis, 06 Agustus 2020 - 12:48 WIB
loading...
ILUNI UI: Ego Sektoral...
Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian. Foto/Istimewa/Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
A A A
JAKARTA - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) mengeluarkan pernyataan sikap merespons kondisi nasional di tengah pandemi Covid-19 . Pernyataan sikap ini disampaikan Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian dalam konferensi pers daring, Kamis (6/8/2020).

Dalam pernyataan tersebut, ILUNI UI memandang masih adanya ego sektoral dan perbedaan pengambilan kebijakan dalam koordinasi penanganan Covid-19 antara lembaga, kementerian, dan pemerintah daerah (pemda). "Kami menilai dalam hal penanganan wabah yang sifatnya nasional, kendali seharusnya berada di tangan pusat, lalu disinergikan oleh pemda," tegas Andre.

Ia pun mengemukakan solusi konsep kepemimpinan berbasis lokal yang mendorong semua pemangku kepentingan memaksimalkan solidaritas. Skenario tersebut dilakukan dengan variasi model-model yang menyesuaikan kultur lokal. Sehingga penanganan perang menghadapi Covid-19 dapat bersifat menyeluruh dan terpadu. (Baca juga: Arahan Presiden Jokowi Pacu Gerakan PKK Bagikan Masker di Indonesia ).

"Konsep kepemimpinan berbasis lokal ini telah kami sajikan secara rinci didukung berbagai pendapat pakar dalam kertas kerja rekomendasi penanganan Covid-19 dari ILUNI UI," jelas Andre.

Selain itu, Andre juga berpendapat perlunya evaluasi substansial dalam aspek pemerintahan di bidang kesehatan demi kepentingan publik. Evaluasi tersebut terutama menyangkut perlindungan dan keselamatan tenaga kesehatan. "ILUNI UI melihat keselamatan tenaga kesehatan merupakan hal yang krusial dalam penanganan pandemi. Mereka adalah benteng terakhir penanggulangan pandemi Covid-19," ujarnya.

Andre juga menyampaikan keprihatinannya atas banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Pada bulan Juli saja, jumlahnya telah mencapai lebih dari 800 kasus di seluruh Indonesia. Untuk itu, dia memandang perlunya upaya yang keras dan strategis dari pemerintah untuk melindungi tenaga kesehatan. “Salah satunya dengan memastikan ketersediaan APD bagi seluruh tenaga medis di berbagai rumah sakit di Indonesia,” sebut Andre. Ia juga menyatakan ILUNI UI telah berkomitmen untuk membantu penyediaan APD, salah satunya dengan menyalurkan donasi dari banyak korporasi untuk penyediaan APD di berbagai rumah sakit rujukan Covid-19.(Baca juga: Tiga Kementerian Matangkan Wacana Membuka Sekolah di Zona Kuning ).

Lebih lanjut, ILUNI UI juga mengingatkan segenap komponen bangsa untuk waspada dan bersama-sama menghadapi ancaman resesi ekonomi global. "Beberapa negara maju seperti Amerika dan Korsel telah diumumkan terkena resesi, bahkan negara tetangga kita Singapura," kata dia.

Dia juga menganjurkan adanya integrasi kebijakan melalui tata kelola pemerintahan yang solid dan profesional untuk mengatasi ancaman resesi global tersebut. Andre juga menyebut bahwa ILUNI UI telah melakukan berbagai diskusi untuk menganalisis permasalahan dan mencari solusi dari ancaman resesi di kuartal ketiga. "Kami juga memberikan sejumlah rekomendasi ekonomi dalam kertas kerja ILUNI UI," tambah Ketua Tim Kordinasi Relawan Gugus Tugas ini.

Meski begitu, ILUNI UI mengapresiasi inisiatif pemerindah untuk membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hal ini menjadi langkah serius pemerintah untuk tetap memperhatikan aspek kesehatan di tengah usaha membangkitkan sektor perekonomian Indonesia. "ILUNI UI akan terus memantau dan memberikan kontribusi melalui berbagai rekomendasi untuk mengawal proses penanganan Covid-19," pungkasnya.(Baca juga: Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Didesak Prioritaskan Sektor Kesehatan ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Memperkuat Sinergi Penanggulangan...
Memperkuat Sinergi Penanggulangan Bencana di Indonesia
DPR Minta Pemilihan...
DPR Minta Pemilihan Dekan Fakultas UI Bebas Intervensi
Petisi Asta Cita Rakyat:...
Petisi Asta Cita Rakyat: Alumni UI Suarakan Tuntutan Demokrasi dan Keadilan Sosial
Demo di Jakarta, UI...
Demo di Jakarta, UI Keluarkan Surat Edaran Sivitas Akademika untuk WFH
Rapin Mudiardjo Siapkan...
Rapin Mudiardjo Siapkan Program 100 Hari Kerja Jika Dipercaya Pimpin ILUNI UI 2025-2028
Boni Hargens: Alumni...
Boni Hargens: Alumni UI Harus Dukung Pemerintah Merawat Indonesia Cerah
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
Rekomendasi
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Maskot Piala Dunia 2026...
Maskot Piala Dunia 2026 Jadi Alat Polisi Tangkap Gembong Narkoba
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved