Perjalanan Karier Tommy Tjokro dari Finalis MTV VJ Hunt Jadi Jubir TPN Ganjar-Mahfud
Selasa, 07 November 2023 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bacaleg Perindo Tommy Tjokro Soroti Kasus Perundungan Siswa SMP di Cilacap
Selama berkarier di perusahaan tersebut, Tommy Tjokro berkesempatan untuk mengikuti audisi pemilihan Video Jockey Hunt (VJ Hunt), yang merupakan ajang pencarian bakat penyiar televisi. Prestasinya membawanya menjadi salah satu finalis MTV VJ Hunt 2003 dari MTV Indonesia, seiring dengan kemenangan Daniel Mananta dalam kompetisi tersebut.
Melalui perjalanannya di MTV, Tommy mulai menunjukkan ketertarikannya pada dunia penyiaran. Hal ini mendorongnya untuk mengajukan lamaran kerja ke Metro TV, dengan harapan menjadi seorang jurnalis. Sambil menunggu panggilan tersebut, Tommy juga mengikuti pemilihan Abang None Jakarta Pusat 2003.
Hasilnya, Tommy terpilih sebagai pemenang bersama Yurika Triani dalam pemilihan Abang None Jakarta Pusat, yang semakin mendekatkannya dengan dunia penyiaran. Tak lama setelah itu, Tommy diterima sebagai seorang reporter di Metro TV.
Pada 2003, Tommy Tjokro secara resmi memulai karier jurnalistiknya. Berkat kerja keras dan dedikasinya, ia akhirnya menjadi pembawa berita di program Metro Pagi, Metro Siang, dan Headline News. Selama menjadi seorang reporter, Tommy memiliki pengalaman tak terlupakan seperti saat melaporkan bencana Tsunami Aceh pada 2004.
Tak hanya sebagai penyampai berita, Tommy Tjokro juga menjadi seorang relawan yang membantu salah satu korban selamat dalam upaya mencari anak yang hilang. Pengalaman ini sangat berkesan dan membekas dalam kariernya sebagai seorang jurnalis.
Setelah sembilan tahun berkiprah di Metro TV, Tommy Tjokro memutuskan untuk bergabung dengan Bloomberg TV Indonesia pada 2012. Meskipun perjalanan di Bloomberg TV Indonesia berakhir saat stasiun tersebut ditutup, Tommy tetap bersemangat dan pindah ke MNC World News pada Agustus 2015. Di sinilah ia menjadi pembawa berita di iNews TV selama setahun, dimulai sejak siaran pertamanya pada 14 September 2015.
Selama berkarier di perusahaan tersebut, Tommy Tjokro berkesempatan untuk mengikuti audisi pemilihan Video Jockey Hunt (VJ Hunt), yang merupakan ajang pencarian bakat penyiar televisi. Prestasinya membawanya menjadi salah satu finalis MTV VJ Hunt 2003 dari MTV Indonesia, seiring dengan kemenangan Daniel Mananta dalam kompetisi tersebut.
Melalui perjalanannya di MTV, Tommy mulai menunjukkan ketertarikannya pada dunia penyiaran. Hal ini mendorongnya untuk mengajukan lamaran kerja ke Metro TV, dengan harapan menjadi seorang jurnalis. Sambil menunggu panggilan tersebut, Tommy juga mengikuti pemilihan Abang None Jakarta Pusat 2003.
Hasilnya, Tommy terpilih sebagai pemenang bersama Yurika Triani dalam pemilihan Abang None Jakarta Pusat, yang semakin mendekatkannya dengan dunia penyiaran. Tak lama setelah itu, Tommy diterima sebagai seorang reporter di Metro TV.
Pada 2003, Tommy Tjokro secara resmi memulai karier jurnalistiknya. Berkat kerja keras dan dedikasinya, ia akhirnya menjadi pembawa berita di program Metro Pagi, Metro Siang, dan Headline News. Selama menjadi seorang reporter, Tommy memiliki pengalaman tak terlupakan seperti saat melaporkan bencana Tsunami Aceh pada 2004.
Tak hanya sebagai penyampai berita, Tommy Tjokro juga menjadi seorang relawan yang membantu salah satu korban selamat dalam upaya mencari anak yang hilang. Pengalaman ini sangat berkesan dan membekas dalam kariernya sebagai seorang jurnalis.
Setelah sembilan tahun berkiprah di Metro TV, Tommy Tjokro memutuskan untuk bergabung dengan Bloomberg TV Indonesia pada 2012. Meskipun perjalanan di Bloomberg TV Indonesia berakhir saat stasiun tersebut ditutup, Tommy tetap bersemangat dan pindah ke MNC World News pada Agustus 2015. Di sinilah ia menjadi pembawa berita di iNews TV selama setahun, dimulai sejak siaran pertamanya pada 14 September 2015.
Lihat Juga :