Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar, Bupati Sumenep: Bukti SDM Madura Tidak Kalah
Senin, 06 November 2023 - 19:43 WIB
loading...
A
A
A
Mahfud MD merupakan sosok yang lahir di Sampang, Madura, pada tanggal 13 Mei 1957, dari pasangan Mahmodin dan Siti Khadidjah.
Inisial "MD" yang menjadi bagian belakang namanya diambil dari nama ayahnya; saat bersekolah di SMP, terdapat dua anak yang memiliki nama yang sama, Mahfud. Untuk membedakan, ditambahkanlah inisial "MD".
Baca juga: Survei Charta Politika: Ganjar-Mahfud Ungguli Prabowo-Gibran dan Anies-Cak Imin
Sejak kecil, Mahfud menjalani dua bentuk pendidikan, yaitu pendidikan agama dan sekuler. Pagi harinya, ia belajar di sekolah dasar umum, sementara sore harinya, ia mengikuti pelajaran di madrasah agama.
Setelah menyelesaikan pendidikan di SD, Mahfud melanjutkan ke Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) di Pamekasan, Madura, dan kemudian melanjutkan ke Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) selama 3 tahun di Yogyakarta.
Setelah menyelesaikan pendidikan setara SMA, Mahfud melanjutkan studi di dua perguruan tinggi sekaligus. Ia memilih untuk mengambil Jurusan Sastra Arab di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Jurusan Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.
Meskipun dia mengambil keduanya, fokusnya lebih condong ke Jurusan Hukum Tata Negara dan tidak melanjutkan di Sastra Arab. Keberhasilannya dalam mencapai nilai yang baik memudahkannya mendapatkan beasiswa untuk mendukung biaya kuliahnya.
Inisial "MD" yang menjadi bagian belakang namanya diambil dari nama ayahnya; saat bersekolah di SMP, terdapat dua anak yang memiliki nama yang sama, Mahfud. Untuk membedakan, ditambahkanlah inisial "MD".
Baca juga: Survei Charta Politika: Ganjar-Mahfud Ungguli Prabowo-Gibran dan Anies-Cak Imin
Sejak kecil, Mahfud menjalani dua bentuk pendidikan, yaitu pendidikan agama dan sekuler. Pagi harinya, ia belajar di sekolah dasar umum, sementara sore harinya, ia mengikuti pelajaran di madrasah agama.
Setelah menyelesaikan pendidikan di SD, Mahfud melanjutkan ke Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) di Pamekasan, Madura, dan kemudian melanjutkan ke Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) selama 3 tahun di Yogyakarta.
Setelah menyelesaikan pendidikan setara SMA, Mahfud melanjutkan studi di dua perguruan tinggi sekaligus. Ia memilih untuk mengambil Jurusan Sastra Arab di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Jurusan Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.
Meskipun dia mengambil keduanya, fokusnya lebih condong ke Jurusan Hukum Tata Negara dan tidak melanjutkan di Sastra Arab. Keberhasilannya dalam mencapai nilai yang baik memudahkannya mendapatkan beasiswa untuk mendukung biaya kuliahnya.
Lihat Juga :