Tren Kejahatan Baru, Sektor Bisnis Perlu Penyesuaian Strategi Sistem Keamanan

Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:44 WIB
loading...
Tren Kejahatan Baru,...
Para peserta webinar Tren Ancaman Kejahatan di Korporasi secara online melalu video conference, Rabu (5/8/2020). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Di tengah penanganan pandemi Covid-19 ini, isu keamanan menjadi salah satu perhatian. Kewaspadaan terhadap ancaman gangguan keamanan yang memanfaatkan situasi rawan pada saat pandemi Covid-19 harus terus dilakukan.

Hal itu diungkapkan Presiden Direktur SIGAP Suwito dalam webinar dengan tema “Tren Ancaman Kejahatan di Korporasi” yang diadakan secara online melalu video conference, Rabu (5/8/2020). (Baca juga: Jokowi Terbitkan Inpres Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan)

Dalam webinar yang diikuti oleh sekitar 270 peserta dari kementerian, kedinasan, serta berbagai perusahaan swasta dan BUMN juga dihadiri Penasihat Kapolri dan Pakar Keamanan Unpad Prof Muradi, dan pengamat intelijen dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro.

Suwito selaku penyelanggara dalam sambutannya menyebutkan salah satu upaya untuk mencegah ancaman serta kerawanan di korporasi adalah dengan memiliki pengetahuan tentang bagaimana ancaman dan gangguan keamanan tersebut terjadi. Selain itu, diperlukan juga pengetahuan untuk mengenali dan mengelola kerawanan di organisasi yang bisa menjadi celah bagi terjadinya gangguan tersebut. (Baca juga: Pandemi COVID, Rektor Unika: Dunia Saat Ini Sedang di-Reset)

Prof Muradi menjelaskan mengenai kejahatan transnasional dan ancaman keamanan korporasi. Pengaruh kelompok transnasional, menurut dia, berkaitan dengan pendekatan agama dan ideologi, memelihara kemarahan, dan kejengkelan, membangun eksklusifitas, serta political blocking.

“Ini semua akan berdampak pula terhadap sektor bisnis. Filterisasi (background check) di perusahaan menjadi sangat penting sebagai upaya pencegahan kejahatan transnasional karena ancaman transnasional sangat serius dan harus ditindaklanjuti guna menjaga profesionalitas serta kredibilitas suatu perusahaan,” tandasnya.

Ngasiman Djoyonegoro dalam paparannya yang berjudul “Kejahatan dan Ancaman Siber di Korporasi” menyampaikan bahwa seluruh pelaku bisnis harus dapat menyikapi situasi yang dinamis karena tidak ada satu negara pun yang memiliki prediksi terkait Covid-19.

Sehingga semua upaya dilakukan secara mendadak. “Perlu adanya forcasting terkait dengan ancaman siber di masa depan mengingat dampak dari serangan siber sangat signifikan. Adanya peningkatan terkait sistem keamanan dan pertahanan siber, pencegahan kebocoran data secara masif sangat diperlukan. Sehingga dalam konteks perusahaan harus mengawasi aktivitas sibernya serta memastikan seluruh server dalam kondisi aman,” ungkapnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni: Presiden dan...
Sahroni: Presiden dan Kapolri Tegas Larang Polisi Bekingi Koruptor, Anak Buahnya Harus Patuh!
Pakar: Hukum Harus Menjamin...
Pakar: Hukum Harus Menjamin Rasa Aman, Jangan Sampai Masyarakat Takut Melawan Kejahatan
Kerusakan Lingkungan...
Kerusakan Lingkungan Hidup Merupakan Kejahatan Kemanusiaan
Sepanjang 2025 Bareskrim...
Sepanjang 2025 Bareskrim Tangani 325.345 Kasus, Crime Clearance 76%
Registrasi SIM Pakai...
Registrasi SIM Pakai Pengenalan Wajah, Nico DPR: Hati-hati Kebocoran Data
Oegroseno Soroti Tindakan...
Oegroseno Soroti Tindakan Polisi Menembak Lutut Terduga Pelaku Kejahatan
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Rekomendasi
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Bikin Momen Kumpul Keluarga...
Bikin Momen Kumpul Keluarga di Rumah Makin Seru dengan Inspirasi Kegiatan ala Shopee
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Berita Terkini
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
Infografis
Hapus Sistem Grup, UEFA...
Hapus Sistem Grup, UEFA Tetapkan Format Baru Liga Champions
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved