Soal Praktik KKN dalam Penegakan Hukum, Ganjar Tekankan Pentingnya APH yang Imparsial

Minggu, 29 Oktober 2023 - 20:34 WIB
loading...
Soal Praktik KKN dalam...
Capres Ganjar Pranowo menekankan pentingnya aparat penegak hukum yang imparsial. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Capres Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ganjar Pranowo menjawab lugas soal maraknya praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam praktik penegakan hukum di Indonesia. Ganjar menuturkan maraknya praktik KKN menghantui sebagian besar masyarakat terutama ancamannya terhadap agenda Reformasi 1998.

Ganjar mengungkapkan hal tersebut selepas menghadiri agenda deklarasi dukungan dari masyarakat Maluku yang tergabung dalam 'Maluku Voor Ganjar'. Ganjar pun mengungkapkan visi misinya dalam membenahi serta memperkuat penegakan hukum yang bebas dari praktik KKN.

"Ya hari ini agenda itu menjadi penting karena begitu banyaknya masyarakat mempertanyakan salah satu agenda Reformasi yaitu penegakan hukum yaitu anti KKN maka pemerintah musti serius betul mengurus ini," ungkap Ganjar, Minggu (29/10/2023).

Baca juga: Hasto Sedih Gibran Jadi Cawapres, Ganjar: Banteng Enggak Cengeng

Mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut menyampaikan, perlunya Aparat Penegak Hukum (APH) yang bersikap adil dan imparsial, atau tidak ada keberpihakan kepada tokoh-tokoh tertentu. Untuk itu, Ganjar mengatakan telah berdiskusi banyak dengan cawapres pasangannya Mahfud MD, perihal problematika penyelenggaraan hukum yang rentan diintervensi dalam praktik KKN.

"Aktor menjadi penting maka memilih APH yang teguh, yang kemudian bisa betul-betul Imparsial, maka itu menjadi penting karena pasti rakyat akan kecewa," jelas Ganjar.

Baca juga: Ganjar Pranowo Bicara tentang Pentingnya Demokrasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Polri Tetapkan 13 Tersangka...
Polri Tetapkan 13 Tersangka Sepanjang 2026 Terkait Haji Ilegal
ICW Pertanyakan Komitmen...
ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Tegakkan Hukum terhadap Peredaran Rokok Ilegal
Prabowo Tegaskan Aparat...
Prabowo Tegaskan Aparat Jangan Jadi Beking Penyelewengan
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
Komdigi Dorong Sinkronisasi...
Komdigi Dorong Sinkronisasi Penegakan Hukum Ruang Digital
Rekomendasi
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Berita Terkini
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved