Hasto Sedih Gibran Jadi Cawapres, Ganjar: Banteng Enggak Cengeng
Minggu, 29 Oktober 2023 - 19:41 WIB
loading...
Capres Ganjar Pranowo menegaskan kesedihan bukan menjadi alasan untuk tidak berjuang di Pilpres 2024. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (Capres) yang didukung Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ganjar Pranowo menegaskan kesedihan bukan menjadi alasan untuk tidak berjuang di Pilpres 2024. Kader PDIP tidak pernah cengeng dengan apa yang terjadi.
Hal itu dikatakan Ganjar menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyebut partainya bersedih dengan majunya Gibran Rakabuming Raka di kontestasi Pilpres 2024. Padahal, Gibran masih berstatus sebagai kader partai berlogo Banteng moncong putih tersebut.
Menurut Ganjar, kesedihan itu pasti ada. Namun, ia menegaskan kesedihan tersebut bukan menjadi alasan untuk tidak berjuang secara total di Pilpres 2024 nanti.
Baca juga: Ganjar Pranowo Bicara tentang Pentingnya Demokrasi
"Kesedihan itu pasti ada, tapi kita enggak akan cengeng, Banteng enggak cengeng, Banteng ketaton (terluka) itu langsung bergerak. Kita tidak dalam romantisme kesedihan, tapi kita harus berjuang," kata Ganjar saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (29/10/2023).
Ganjar kemudian menyebutkan peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau yang lebih dikenal dengan istilah Kudatuli. Peristiwa berdarah tersebut menurut Ganjar, tidak membuat kader PDI di bawah naungan Megawati Soekarnoputri gentar. "Jangan lupa dengan Kudatuli loh ya, dan kita fight terus, kita enggak cengeng dengan segala yang terjadi," ujar Ganjar.
Kendati demikian, Ganjar menegaskan tetap menghormati keputusan Presiden Jokowi sebagai sosok pemimpin dan Gibran yang menjadi cawapres dari Prabowo Subianto. Menurutnya, hal tersebut merupakan hak politik setiap individu.
Hal itu dikatakan Ganjar menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyebut partainya bersedih dengan majunya Gibran Rakabuming Raka di kontestasi Pilpres 2024. Padahal, Gibran masih berstatus sebagai kader partai berlogo Banteng moncong putih tersebut.
Menurut Ganjar, kesedihan itu pasti ada. Namun, ia menegaskan kesedihan tersebut bukan menjadi alasan untuk tidak berjuang secara total di Pilpres 2024 nanti.
Baca juga: Ganjar Pranowo Bicara tentang Pentingnya Demokrasi
"Kesedihan itu pasti ada, tapi kita enggak akan cengeng, Banteng enggak cengeng, Banteng ketaton (terluka) itu langsung bergerak. Kita tidak dalam romantisme kesedihan, tapi kita harus berjuang," kata Ganjar saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (29/10/2023).
Ganjar kemudian menyebutkan peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau yang lebih dikenal dengan istilah Kudatuli. Peristiwa berdarah tersebut menurut Ganjar, tidak membuat kader PDI di bawah naungan Megawati Soekarnoputri gentar. "Jangan lupa dengan Kudatuli loh ya, dan kita fight terus, kita enggak cengeng dengan segala yang terjadi," ujar Ganjar.
Kendati demikian, Ganjar menegaskan tetap menghormati keputusan Presiden Jokowi sebagai sosok pemimpin dan Gibran yang menjadi cawapres dari Prabowo Subianto. Menurutnya, hal tersebut merupakan hak politik setiap individu.
Lihat Juga :