Hanya 63 Persen Warga Muhammadiyah yang Patuhi Protokol Kesehatan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:48 WIB
loading...
A
A
A
“Tetapi kami ingin mengingatkan kembali. Satu, bahwa titik puncak dari penularan ini (Covid-19) sampai sekarang kita belum tahu. Kedua, beberapa kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas berkumpul menyatakan bahwa efek penularannya semakin tinggi,” ujar dia.
(Baca: Pasien Covid-19 Terus Bertambah, RS Muhammadiyah Mulai Kewalahan)
Ia mencontohkan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah yang belakangan sudah mulai dibuka kembali di beberapa daerah. Termasuk juga kegiatan perkantoran yang mulai aktif lagi.
Kendati begitu, Agus mengingatkan agar masyarakat juga berhati-hati dalam melakukan kegiatan di area berkumpul. Misalnya yang terjadi di Jakarta, diketahui ada 57 titik yang menjadi klaster penularan terutama di area perkantoran.
“Tempat berkumpul memang penting, tetapi sekali lagi harus hati-hati sehingga kita semua tetap terjaga kesehatan kita,” pesannya.
(Baca: Pasien Covid-19 Terus Bertambah, RS Muhammadiyah Mulai Kewalahan)
Ia mencontohkan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah yang belakangan sudah mulai dibuka kembali di beberapa daerah. Termasuk juga kegiatan perkantoran yang mulai aktif lagi.
Kendati begitu, Agus mengingatkan agar masyarakat juga berhati-hati dalam melakukan kegiatan di area berkumpul. Misalnya yang terjadi di Jakarta, diketahui ada 57 titik yang menjadi klaster penularan terutama di area perkantoran.
“Tempat berkumpul memang penting, tetapi sekali lagi harus hati-hati sehingga kita semua tetap terjaga kesehatan kita,” pesannya.
(muh)
Lihat Juga :