alexa snippet

Ketua Umum PPP Sebut Radikalisme Bahaya karena Diimingi Surga

Ketua Umum PPP Sebut Radikalisme Bahaya karena Diimingi Surga
Ilustrasi PPP. Foto/Istimewa/Dok
A+ A-
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai radikalisme agama sangat berbahaya, karena iming-imingnya adalah masuk surga.

"Padahal, semua orang yang beragama tentu merindukan surga," kata Ketua Umum PPP M Romahurmuziy, Jumat (25/8/2017).

Sebagai akibatnya, agama sendiri dianggap paling benar, dan hal tersebut berdampak sangat mengerikan. Pasalnya, semua orang bisa melakukan kekerasan atas nama agama.

Pria yang akrab disapa Romi ini mengatakan, radikalisme ada di semua agama. "Misal dalam agama Hindu ada kelompok radikal Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), yang menyerang pertemuan ibadah Minggu di Karnataka, India pada 3 Maret 2012," tuturnya.

Kelompok Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS) itu pada tahun 2014 melakukan pemaksaan kepada ratusan penganut Kristen dan Islam di Agra untuk pindah ke agama Hindu.

Kemudian, kelompok Kristen Radikal Amerika Serikat Timothy Veigh. Mereka pernah melakukan pengeboman Oklahoma City pada 19 April 1995.

(Baca juga: Penjelasan Mendikbud Soal Full Day School dan Madrasah)

Sebanyak 168 orang dilaporkan tewas dengan 2300 kilogram bahan peledak itu. Lalu, ada juga gerakan Yahudi radikal yang melakukan penyerangan terhadap warga Palestina. Gerakan Yahudi itu berdalih untuk kepentingan negara Israel.

"Jutaan warga Palestina terusir dari tanah airnya dan korban tewas tak terhingga sejak zionis melakukan teror sejak 1948," ucapnya.

Selain itu, radikalisme Buddha yang dipimpin oleh Biksu Aishin Wirathu. Kelompok itu dilaporkan memutilasi 20 juta pelajar muslim. Tak hanya itu, mereka juga membuat ribuan kaum Rohingya terusir dari Myanmar dan melakukan eksodus.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top