Seharian Full 3 Remaja Perempuan Ini Jadi Pemimpin AstraZeneca Indonesia
Selasa, 24 Oktober 2023 - 02:28 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kampanye ini, tiga pendidik sebaya perempuan telah terpilih dari 70 peserta yang ikut mengambil peran dalam berkompetisi demi mengambil alih tim pemimpin AstraZeneca Indonesia selama sehari. Tiga pendidik sebaya perempuan tersebut adalah Nabiilah dari Jakarta Utara, Jehan dari Jakarta Selatan, dan Saniyyah dari Jakarta Utara.
Seleksi peserta rangkaian kampanye #GirlsBelongHere oleh AstraZeneca dan Plan Indonesia berlangsung di 40 sekolah di Jakarta yang merupakan lokasi-lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan YHP.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti menekankan bahwa melalui kampanye global Girls Takeover, Plan Indonesia memberikan kesempatan bagi remaja perempuan untuk menyuarakan pendapat, menyalurkan aktivisme, serta membangun kepercayaan diri mereka sebagai pemimpin di masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi AstraZeneca Indonesia yang selama beberapa tahun terakhir telah berkomitmen dalam mempromosikan kepemimpinan anak perempuan. Di luar membangun kesempatan bagi remaja perempuan untuk menjadi pemimpin di bidang strategis seperti kesehatan, kami juga berupaya mendobrak diskriminasi yang berdampak pada pilihan kesehatan, perilaku pencarian layanan kesehatan, dan hasil kesehatan bagi anak perempuan dan perempuan. Ketika anak perempuan memiliki akses yang adil terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, mereka dapat berkembang di rumah, pekerjaan, serta komunitas mereka,” beber Dini.
Pengambilan alih posisi strategis di AstraZeneca Indonesia juga menjadi komitmen dari Plan Indonesia dan AstraZeneca Indonesia untuk menciptakan peluang pembelajaran dan karier bagi anak perempuan agar dapat membantu meningkatkan kesehatan mereka dalam jangka panjang. Hal ini sejalan dengan melalui program Young Health Programme (YHP) Plan Indonesia yang bertujuan mendorong kaum muda berusia 10-24 tahun untuk memegang kendali atas kesehatan mereka, terutama dalam memerangi penyakit tidak menular (PTM) jangka panjang.
Seleksi peserta rangkaian kampanye #GirlsBelongHere oleh AstraZeneca dan Plan Indonesia berlangsung di 40 sekolah di Jakarta yang merupakan lokasi-lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan YHP.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti menekankan bahwa melalui kampanye global Girls Takeover, Plan Indonesia memberikan kesempatan bagi remaja perempuan untuk menyuarakan pendapat, menyalurkan aktivisme, serta membangun kepercayaan diri mereka sebagai pemimpin di masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi AstraZeneca Indonesia yang selama beberapa tahun terakhir telah berkomitmen dalam mempromosikan kepemimpinan anak perempuan. Di luar membangun kesempatan bagi remaja perempuan untuk menjadi pemimpin di bidang strategis seperti kesehatan, kami juga berupaya mendobrak diskriminasi yang berdampak pada pilihan kesehatan, perilaku pencarian layanan kesehatan, dan hasil kesehatan bagi anak perempuan dan perempuan. Ketika anak perempuan memiliki akses yang adil terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, mereka dapat berkembang di rumah, pekerjaan, serta komunitas mereka,” beber Dini.
Pengambilan alih posisi strategis di AstraZeneca Indonesia juga menjadi komitmen dari Plan Indonesia dan AstraZeneca Indonesia untuk menciptakan peluang pembelajaran dan karier bagi anak perempuan agar dapat membantu meningkatkan kesehatan mereka dalam jangka panjang. Hal ini sejalan dengan melalui program Young Health Programme (YHP) Plan Indonesia yang bertujuan mendorong kaum muda berusia 10-24 tahun untuk memegang kendali atas kesehatan mereka, terutama dalam memerangi penyakit tidak menular (PTM) jangka panjang.
Lihat Juga :